Jessica Divonis 20 Tahun Penjara, Ini Kata Otto

Partukkoan 

Tidak terima kliennya Jessica Kumala Wongso divonis 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Otto Hasibuan menganggap Hakim Binsar Gultom sentimen terhadap Jessica.
Otto Hasibuan | Foto: google
"Cara membacanya Pak Binsar itu menunjukkan sentimen sekali, menunjukkan kebencian kepada Jessica," kata Otto ketika diwawancarai wartawan usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2016).

Otto mengatakan, majelis hakim sama sekali tidak mempertimbangkan pleidoi tim pengacara dan Jessica. Dia menuding ada keberpihakan hakim terhadap keluarga Mirna.

"Itu tidak boleh dilakukan seorang hakim. Hakim harus arif dan bijaksana. Soal hukum 20 tahun hukumlah, tapi tidak boleh dengan penuh kebencian," ucapnya.

Hakim menurut Otto juga mengabaikan fakta-fakta di persidangan. Apalagi menurutnya, sama sekali tidak ada bukti langsung yang membuktikan bahwa Jessica lah yang menaruh racun di dalam gelas kopi Mirna.

"Banyak yang saya lihat pertimbangannya tidak sesuai dengan fakta. Padahal dalam persidangan dia (Mirna) mati bisa karena stroke, jantung. Dan yang paling penting barang bukti 4 sebagai masterpiece korban mati sebenarnya bukan karena sianida. Sama sekaLi hakim tidak mempertimbangkannya. 

Otto mengatakan, pihaknya akan mengajukan banding dan bertarung habis-habisan membela Jessica. "Yang jelas kita sudah banding dan masih ada second round. Lonceng kematian telah berdentang, tapi kami masih penuh harapan," pungkasnya. (P-02/dtc)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment