Anggap Wakilnya Dilecehkan, Donald Trump Tuntut Kata Maaf

Mike Pence bersama Donald Trump
Partukkoan - Medan

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Mike Pence menjadi bagian dari pertunjukan drama yang digelar Jumat lalu. Saat itu, Pence ikut hadir dalam pertunjukan di New York dan langsung diajak ikut dalam drama.

Saat dipanggil Pance mendapat sambutan tepuk tangan dari para undangan yang hadir, namun ada juga yang menyoraki Wakil Presiden terpilih itu. Hal itu pun membuat Presiden terpilih Donald Trump tersinggung. Trump menganggap pemain drama 'Hamilton' melecehkan wakil presiden terpilih AS Mike Pence.

"Wakil Presiden kami yang luar biasa, Mike Pence, dilecehkan semalam di teater oleh pemain drama Hamilton, disorot kamera. Ini seharusnya tidak terjadi!" twitt Trump di akun Twitternya.

Lebih lanjut dalam twittnya, Trump menulis, bahwa teater harus selalu menjadi tempat yang aman dan spesial. Menurutnya, para pemeran drama Hamilton telah sangat kasar semalam kepada seorang yang baik, Mike Pence. "Minta maaf!" kata Trump di akun Twitternya.

Kabar di media sosial menyebutkan saat itu ketika curtain call (panggilan di sela pentas untuk kembali ke panggung), Brandon Dixon (salah seorang aktor) mengajak Pence untuk 'bekerja atas nama kami'.

"Wakil presiden terpilih, Pence, kami menyambut Anda dan kami sangat berterima kasih Anda berada di sini di 'Hamilton: An American Musical.' Kami adalah Amerika yang beragam yang khawatir pemerintahan baru tidak akan melindungi kami, planet kami, anak-anak kami, orang tua kami atau membela kami dan menegakkan hak asasi kami, Pak. Tapi kami sangat berharap pertunjukan ini menginspirasi Anda untuk menegakkan nilai-nilai Amerika kami dan bekerja atas nama kami. Kami semua," kata Dixon.

Dixon lalu meminta penonton untuk tidak menyoraki Pence. Dia menyebut pagelaran itu diperankan oleh 'kelompok yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dari beragam warna kulit, kepercayaan, dan orientasi'.

Sam Rudy, bagian humas Hamilton, mengatakan Pence keluar dari teater pada waktu itu dan berhenti mendengarkan Dixon. Rudy menyimpulkan pernyataan Dixon sebagai 'permintaan yang sopan'. "Saya tak mengerti mengapa dia (Trump) menilai itu sebagai pelecehan," ucap Rudy.

Oleh: Diki Kurniawan
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment