Senin, SPSI dan Para Penambang Galian C Demo Ke DPRD Samosir

Para penambang pasir dan supir sedang rapat bersama anggota SPSI Kabupaten Samosir
Partukkoan - Samosir

Pada Senin, 7 November 2016 mendatang, ratusan supir dump truck pengangkut hasil tambang galian C dan penambang galian C berencana akan menggelar demo di depan kantor Bupati Samosir dan DPRD Kabupaten Samosir. Mereka protes karena lokasi tambang galian C, tempat mereka mencari nafkah ditutup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam tuntutannya nanti para penambang berharap agar Pemkab dan DPRD Samosir segera memperjuangkan pengelolaan tambang galian C yang dikelola masyarakat. Demo nanti akan diikuti sekitar 100-an dump truck dan 1000 orang. Dengan titik kumpul Simpang Empat Pangururan dan kemudian melakukan longmarch menuju kantor DPRD Samosir dan Kabupaten Samosir.

"Ketika galian C dilarang di Kabupaten Samosir, sementara proyek Pemkab sedang berjalan, tentu kita mengharapkan APBD Samosir tersebut berputar di Kabupaten Samosir bukan malah sebagian besar dana itu beredar di kabupaten lain dalam hal pembelian material galian C untuk pembangunan," ucap Ketua SPSI Kabupaten Samosir, Paul Silalahi kepada partukkoan, Rabu (02/11/2016) di Pangururan.

Lebih lanjut kata dia, di titik inilah seharusnya seorang pemimpin daerah bijak agar masyarakat yang bekerja untuk sejengkal perut bukan untuk memperkaya diri, ikut mengambil bagian dalam proses pembangunan.

Namun hal itu justru tidak terjadi, terkesan ada pembiaran dari pemerintah kabupaten Samosir. Atas kondisi tersebut, para penambang batu, pasir, se-Kabupaten Samosir yang dikoordinir oleh DPC F SPTI- K SPSI Kabupaten Samosir akan menyampaikan aspirasinya ke kantor DPRD Samosir dan Kantor Bupati Samosir.
 
"Tadinya kita rencanakan demonstrasi ini akan dilaksanakan esok, 3 November. Namun demi mematangkan demonstrasi nanti, kita undur menjadi 7 November," terang Paul Silalahi.

Dikatakannya, SPSI turut prihatin atas keluhan masyarakat penambang yang harus kucing-kucingan dengan aparat. Padahal mereka bekerja menambang untuk sejengkal perut dan kebutuhan keluarganya sehari-hari bukan untuk memperkaya diri.

Untuk itulah kita dari SPSI bersedia memfasilitasi masyarakat agar kiranya DPRD Samosir mendesak pemerintah untuk membuat kebijakan dengan mengeluarkan perda yang bisa membuat warga yang menambang untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak ketakutan lagi ditangkap aparat.
 
Oleh: Suriono Brandoi Siringoringo
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment