Hati-hati Info Hoax, Ini Penjelasan Resmi BMKG Tentang Gempabumi Di Deli Serdang

Peta Lokasi Gempabumi dan Mekanisme Sumber | Foto: BMKG
Partukkoan - Samosir

Pesan berantai yang muncul di media-media sosial seperti Facebook, Twitter hingga Whatsapp (WA) terkait Gempabumi yang melanda Deliserdang, Senin, (16/01/2017) sekitar pukul 19:42:12 WIB membuat warga menjadi penasaran kebenaran pesan tersebut.

Informasi yang dihimpun partukkoan, pesan tersebut merupakan pesan yang sudah pernah disiarkan pada tahun 2015 kemarin. Pesan tersebut jelas merupakan pesan hoax yang dianggap meresahkan masyarakat khususnya masyarakat sekitar Danau Toba.

“Kalau tak salah informasi hoax itu pernah juga muncul pada November tahun 2016 lalu. Jadi sekarang terjadi gempabumi di Deli Serdang. Jadi, ngga usah ditanggapi info yang tak bertanggungjawab itu. mau buat orang samosir galaunya itu,” kata Sitanggang seorang tokoh Pemuda di Samosir kepada Partukkoan, Selasa (17/01/2016) di Pangururan.

Informasi dalam pesan itu menyebutkan “Bagi Yang Berasal Dari Sumatra Utara, Khususnya Daerah Deli Serdang,Delitua,Pematangsiantar,Kabupaten Karo,DolokSanggul, Dan daerah Yang Berada Di Tepian Danau Toba, Min20Km Dari Danau. Agar Menghimbau kepada Orangtua Dan Keluarga Kitq Agar Berhati Hati. Gempa Yang Belakangan Mengguncang Medan Berasal Dari Barat Laut DeliSerdang, Kekuatan Gempa Relatif Kecil 3,5Sr, Kedalaman 19km. Gempa Ini Berasal Dari Pergerakam Lempeng Di Dasar Danau Toba Yang Diakibatkan Oleh Erupsi Terus Menerus Gunung Sinabung, Air Di Danau Toba Juga Merosot, Terjadi Pendangkalan Di Garis Danau Toba Sampai 20 Meter, Dan Khusus Untuk Samosir Diharapkan Selalu Sigap, Karena Samosir merupakan Puncak Gunung Toba,. Magma Di Bawah Danau sedang Bergerak, Raksasa Toba Mungkin bisa Aktif Kembali Karena Jalur Magma Danau Dan sinabung Itu Sejalur”.

Sementara itu, pihak BMKG saat dikonfimasi partukkoan via email, Selasa (17/01/2016) membantah isu-isu tersebut. Menurut Press Release yang dikelurkan BMKG, kejadian gempabumi ini disebabkan aktivitas sesar lokal di daratan Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber memperlihatkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh aktivitas sesar mendatar (strike slip).

Pihak BMKG melalui rilisnya yang diterima partukkoan menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD setempat, serta informasi dari BMKG. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami. “Agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil,” dikutip dari siaran pers yang ditandatangani Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Drs. Mochammad Riyadi, Msi.

Oleh: Marcopolo Sitanggang
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment