Karena Membunuh, Seorang Pangeran Dihukum Gantung

Ilustrasi | net
Partukkoan - Kuwait City

Akibat perbuatannya melakukan pembunuhan, seorang pangeran dari keluarga penguasa Al-Sabah di hukum gantung Otoritas Kuwait. Ini merupakan kali pertama seorang anggota keluarga kerajaan dihukum mati di Kuwait. 

Di kerajaan tersebut, emir memiliki wewenang tertinggi atas urusan-urusan dalam negeri.

Seperti dilansir surat kabar Kuwait, Rabu (25/1/2017), pangeran itu, Sheikh Faisal Abdullah Al-Jaber Al-Sabah telah divonis mati pada tahun 2010 atas pembunuhan seorang keponakan laki-lakinya, juga seorang pangeran.

Kantor berita resmi Kuwait, KUNA memberitakan, sang pangeran dihukum gantung hari ini di penjara pusat. Menurut KUNA, kejahatan Al-Sabah merupakan "pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata api dan juga amunisi tanpa izin."

Selain pangeran itu, seorang pria Kuwait lainnya yang juga dinyatakan bersalah atas pembunuhan tersebut, juga dieksekusi hari ini bersama sang pangeran.

Sementara empat pria lainnya dan seorang wanita yang dihukum gantung, berasal dari Bangladesh, Mesir, Ethiopia dan Filipina. Para terdakwa dihukum karena kasus yang hampir sama yakni, penculikan, pemerkosaan dan juga pembunuhan. (P-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment