Sah, Ini Jadwal Pengumuman Hasil Ujian Perangkat Desa di Samosir

Partukkoan - Samosir

Pengumuman hasil ujian seleksi penerimaan Perangkat Desa di Kabupaten Samosir akhirnya resmi diserahkan Bupati Samosir, Drs. Rapidin Simbolon, MM kepada masing-masing kecamatan di Kabupaten Samosir saat jumpa pers di Hotel Dainang, jalan Putri Lopian Kecamatan Pangururan, Jumat (13/012017).

Pada jumpa pers tersebut ikut dihadiri, Wakil Bupati Ir. Juang Sinaga, Sekdakab Samosir Tombor Simbolon, SH, MM, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan SKPD, Camat, serta insan Pers yang bertugas dilingkungan Pemkab Samosir.

Dalam pertemuan itu, Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon mengakui, bahwa hasil perengkingan dari Unimed memang sudah dikeluarkan. Dan hasil ujian yang sempat diserahkan ke pihak Kecamatan ditarik kembali. Hal itu dilakukan karena hasil ujian itu tidak dilaporkan dan diumumkan tanpa sepengetahuan Bupati

"Saya sangat menyesalkan, hasil ujian itu tidak dilaporkan, dan hasilnya sempat diserahkan ke Kecamatan tanpa adanya pemberitahuan. Sehingga kita tarik kembali dari Kecamatan," kata Rapidin.

Kemudian banyak SMS yang datang dari masyarakat kepadanya karena ada dugaan kecurangan pada pelaksanaan ujian. "Setelah beredar informasi hasil ujian telah keluar dan telah diserahkan ke Kecamatan, banyak SMS yang datang dari masyarakat ke saya, diduga ada kecurangan seputar pelaksanaan ujian. Karena hal itulah, kita langsung menggelar temu Pers hari ini, agar semuanya clear," jelas Rapidin.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, hasil ujian yang telah keluar, nantinya akan diumumkan secara serentak oleh Kecamatan masing-masing paling lama hari Senin (16/01/2017). Dan jika ada yang memanfaatkan situasi itu untuk kepentingan pribadi, Bupati bersedia menerima laporan dari siapapun, tentunya dengan bukti yang kuat.

Rapidin menegaskan, jika ada ditemukan pejabat di Samosir yang mencoba memanfaatkan situasi itu, maka akan dicopot dari jabatannya, dan ASN akan diproses.

"Jika ada pejabat yang coba main-main dan memanfaatkan situasi ini, akan saya copot dari jabatannya. Dan bila ada diantara PNS di Samosir yang turut, akan diproses. Hal itu untuk menghindari adanya kecurangan pada pelaksanaan ujian, karena kita ingin ujian itu benar-benar bersih," tegas Rapidin.

Tentang keterlambatan diumumkannya hasil ujian, Dia menyebutkan hal itu dikarenakan banyaknya kegiatan akhir tahun mulai dari paripurna penetapan APBD Kabupaten Samosir T.A 2017, pelaksanaan Natal Oikemene Kabupaten Samosir yang dirangkai dengan Christmas Season, dan paripurna hari jadi Kabupaten Samosir.

Dalam satu desa, kata Dia terdapat beberapa peserta yang memiliki nilai dan formasi jabatan yang sama. "Mengatasi hal itu, akan dibentuk tim wawancara terbuka, dan teknisnya nanti diserahkan kepada Asisten I," katanya.

Bagi yang belum lulus, Rapidin mengharapkan agar peserta dapat menerima dengan berlapang dada.

Kesempatan itu, Asisten Pemerintahan Kabupaten Samosir Drs. Mangihut Sinaga menjelaskan, bagi peserta yang lulus, nantinya akan mengikuti tes kesehatan di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan. 

"Kepada peserta yang lulus, nantinya akan mengikuti tes kesehatan di RSUD Hadrianus Sinaga. Dan sesuai hasil koordinasi dengan pihak Rumah Sakit, satu hari dapat melayani 100 orang," terangnya.

Bagi peserta yang lulus agar melengkapi persyaratan yakni, surat keterangan tidak cacat hukum, keterangan sedang tidak dicabut hak pilihnya oleh pengadilan."Meski rangking satu tapi tidak memenuhi persyaratan, maka posisinya akan diberikan keperingkat berikutnya," pungkas Mangihut. (Hrey)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment