Pelaku Pembunuhan Seorang Nenek di Samosir Ditangkap Polisi

Para pelaku saat ditanyai Kapolres Samosir AKBP Donald Simanjuntak, SIk di Mapolres Samosir, Jumat (10/02/2017) Foto: SBS
Partukkoan - Samosir

Tiga orang pelaku pembunuhan seorang wanita tua Rusni Lumban Raja (70) warga Buntu Raja Desa Harian, Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir, akhirnya berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polres Samosir.

Ketiga pelaku tersebut yakni, DH (22) Warga Desa Harian Kecamatan Onan Runggu, RL (17) warga Desa Harian, LH (28) warga Simalingkar Medan selaku eksekutor dan yg menjual hasil curian. Sementara seorang lagi, WH (19) warga Desa Harian masih DPO.

Hal itu dibenarkan Kapolres Samosir AKBP Donald Simanjuntak, SIk. "Benar, ketiga pelaku telah kita tangkap, dan seorang pelaku terpaksa kita lumpuhkan karena melakukan perlawanan kepada petugas saat ditangkap," kata Donald di Mapolres Samosir, Jumat (10/2/2017).

Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan pihak Polres kepada pelaku terungkap bahwa awalnya sasaran pencurian bukanlah rumah korban, namun karena rumah yang menjadi sasaran utama masih belum sepi, salah satu pelaku inisial LH kemudian langsung masuk menuju ke rumah korban melalui pintu belakang sebelah kiri rumah korban.

Setelah pintu samping sudah dibuka pelaku LH, lalu LH memanggil pelaku DH, selanjutnya secara bersama-sama masuk ke dalam rumah korban. Ketika pelaku berada di dalam ruangan tengah, korban tiba-tiba terbangun.

Meliha itu, pelaku LH dengan tangannya kemudian membekap korban menggunakan bantal dan dibantu pelaku DH memegang tangan korban. Saat itu korban melakukan perlawanan hingga jempol kiri pelaku berhasil digigit korban. Mendapat perlawanan, pelaku LH membenturkan kepala korban ke lantai dan kemudian menggigit payudara korban.

Setelah jempol kiri LH terlepas dari gigitan, kemudian LH mencekik leher korban sambil membekap wajah korban dengan menaikkan baju terusan yang dipakai korban untuk menutup wajah korban lalu membekap korban dengan menggunakan bantal, sementara DH memegangi tangan korban.

Bukan hanya itu, setelah korban meninggal dunia, pelaku LH lalu menyetubuhi korban dan DH mengambil kalung milik korban. Dua pelaku lainnya, RL dan WH (DPO) berada di luar rumah bertugas mengawasi keadaan.

Saat ini para pelaku masih menjalani proses penyidikan di Sat. Reskrim Polres Samosir dan dijerat dengan kasus tindak pidana pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan yang melanggar pasal 340 subs 338 lebih subs 365 jo 55, 56 KUHP dengan hukuman kurungan penjara 10 tahun hingga seumur hidup. (SBS)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment