Rapat Dengar Pendapat, Keberadaan Pasar SRO Samosir Belum Pasti

Anggota DPRD Samosir gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pedagang dan konsumen di ruang komisi II DPRD Samosir | foto: Ist
Partukkoan - Samosir

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Komisi II DPRD Samosir, Desa Siopat Sosor, Pangururan, Selasa, (31/1/2017) antara para pedagang, DPRD Samosir dan Pemkab Samosir mulai mendapat jalan keluar bagi pedagang.

Turut hadir dalam rapat itu, anggota DPRD Samosir Boluson Pasaribu, Hendrik Naibaho, Jonner Simbolon dan Lurah Pangururan.

Dalam rapat tersebut, DPRD Samosir meminta Pemkab Samosir agar menarik anggota Satpol PP dan Kepolisian serta truk yang telah diparkir seminggu ini diarea pasar onan pagi SRO Pangururan.

Meski demikian, jawaban dari permintaan DPRD Samosir itu belum dapat dipastikan oleh Pemkab Samosir, pasalnya Bupati tidak berada di Samosir.

“Kita sudah meminta Pemkab Samosir untuk menarik truk, anggota Satpol PP dan kepolisian yang berjaga disana, namun pihak Pemkab Samosir belum dapat memberikan jawaban pasti karena Bupati tidak berada di Samosir,” kata Rosita Sitanggang anggota DPRD Samosir.

Rosinta menambahkan, pasar manogot-nogot (pagi) seperti pasar SRO perlu ada. "Pasar Onan Manogot-nogot (pasar pagi) tetap perlu dan keberadaannya harus ada karena dimana-mana pun onan manogot-nogot diperlukan keberadaanya,” kata Ketua Partai Golkar Samosir itu.

Sementara itu, Jamontang Simarmata yang ikut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengaku kecewa atas ketidakpastian dari Pemkab Samosir.

"Kita para pedagang berterimakasih atas kinerja maksimal dari para anggota dewan yang terhormat. Tapi kita kecewa karena belum adanya keputusan pasti dari Pemkab Samosir tentang keberadaan pasar onan pagi ini serta penarikan petugas Satpol PP dari depan pintu masuk onan ini hanya karena keberadaan Bupati sedang tidak di Samosir ini," katanya.

Menurutnya, para pedagang sangat berharap truk dan petugas Satpol PP dan Kepolisian tidak berjaga lagi didepan pintu masuk pasar onan pagi SRO paling lambat hari Kamis, (2/1/2017).

"Dimohon agar truk dan petugas Satpol PP serta pihak kepolisian untuk tidak lagi ada disana menghalangi pedagang dan pembeli untuk berbelanja paling lambat hari Kamis ini," harap Jamontang mewakil pedagang dan pembeli.

Oleh: Jeremia
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment