Blanko Habis, Ratusan Ribu Warga Malang Belum Punya E-KTP

Ilustrasi
Partukkoan - Malang

Sejak rekam data penduduk Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Agustus 2016 lalu, oleh Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil setempat, hingga saat ini sekitar 120 ribu warga belum juga memiliki E-KTP. Hal itu disebabkan blanko E-KTP dari Pemerintah Pusat sudah habis.

Diperkirakan warga akan mendapat E-KTP pada bulan April mendatang, hal itu sesuai dengan informasi yang diterima pihak pemerintah Kabupaten Malang.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang, Purnadi, Jumat, (10/03/2017) di Malang.

Warga yang telah rekam data itu sudah diberi pemahaman jika pengadaan blangko adalah kewenangan pusat. Karenanya, ada keterlambatan cetak kartu identitas elektronik itu karena pemerintah daerah hanya menunggu kiriman blangko dari pusat.

Sementara sebagai pengganti fisik E-KTP dalam melakukan berbagai keperluan administrasi, warga diberikan Sura Keterangan. 

"Ini kan juga problem secara nasional. Meski belum dapat E-KTP karena blangko habis, yang sudah rekam data otomatis sudah masuk ke data nasional," lanjut Purnadi.

Secara keseluruhan, jumlah warga Kabupaten Malang wajib E-KTP sebanyak 1,9 juta orang dan 95 persen di antaranya telah rekam data. Mayoritas telah memegang E-KTP dan tinggal 120 ribu warga yang menunggu kedatangan blangko.

Terkait warga yang belum melakukan perekaman data, pihaknya kata Purnadi akan melakukan jemput bola. "Tersisa 30 ribu warga yang belum rekam data, dan kami akan jempu bola," pungkas Purnadi.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment