Keluarga Pelajar Yang Dicekoki Miras Minta Pelaku Bertanggungjawab

Ilustrasi
Partukkoan - Banyuwangi 

Keluarga dua orang siswa atau pelajar yang diduga dicekoki miras hingga teler oleh oknum anggota Polsek Tegaldlimo dan polhut Perhutani Banyuwangi meminta pertanggungawaban dan juga kasus tersebut diusut hingga tuntas.

Siti dan Suroto, orangtua salah seorang korban terlihat menangis sembari dengan sabar merawat anaknya yang terbaring lemah dan tak berdaya di Puskesmas Sumberberas, Muncar.

Orang tua itu mengaku menerima kabar via telepon dari Pairin pemilik kandang sapi, yang membawa korban ke UGD Puskesmas Sumberberas, Kecamatan Muncar sekitar pukul 23.00 Wib.

"Saya kaget mendapat kabar anak saya dirawat di Puskesmas," tutur Siti seperti dikutip dari detikcom di Puskesmas Sumberberas, Minggu (16/4/2017). 

Mendengar kabar itu, dia dan suaminya bergegas ke pukesmas, dari rumahnya di Kecamatan Tegaldlimo. "Saya tahu seperti itu lemas karena kaget, katanya diajak mabuk oleh orang perhutani dan polisi, katanya Pak Ren (Pairin)," urainya.

Mendengar kabar jika anaknya menjadi korban dua oknum polisi dan polhut Perhutani Banyuwangi, dirinya tak terima. Sebab saat pergi keluar rumah, pamitan kerja. 

"Kami minta ini diusut tuntas. Entah itu polisi ataupun siapapun harus harus bertanggung jawab," tandasnya. 

Hingga saat ini polisi masih memberi komentar terkait dengan kasus yang menggegerkan wilayah Kecamatan Tegaldlimo. Menurut informasi yang beredar, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan saksi yang diduga pelaku tersebut. (dtc)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Jusri Marbun

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment