Musim Pancaroba, Ratusan Kasus DBD Landa Riau

Ilustrasi
Partukkoan - Pekanbaru 

Akibat musim yang tidak menentu dan musim pancaroba maka pemerintah kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) menghimbau agar masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan.

"Walau kasus DBD tinggi, tapi belum sampai pada kejadian luar biasa (KLB)," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Helda S Munir, Senin (03/04/2017).

Pihaknya kata dia telah menyiapkan Abate dan racun untuk satu tahun ke depan. "Tapi untuk penggunaan itu harus tetap melakukan fogging sesuai standard operating procedure (SOP)," terangnya.

Dikatakannya, korban yang rawan diserang DBD dominan anak-anak usia 0 sampai 14 tahun. Ia menyebut, sudah mempersiapkan surat edaran yang nantinya akan dikirim ke seluruh camat se Kota Pekanbaru. Surat edaran tersebut berisi sejumlah intruksi dan imbauan yang harus dilakukan oleh camat dan lurah untuk menekan angka DBD.

Surat edaran yang akan dikirimkan ke seluruh camat tersebut berisi imbauan kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat, dan mengalakkan program satu rumah satu jumantik dan pemasangan lavitrap. 

Sesuai data, kasus DBD yang terjadi sebanyak 205 kasus diantaranya, Sukajadi 4 orang, Senapelan 10 orang, Pekanbaru Kota 9 orang, Rumbai Pesisir 15 orang, Rumbai 10 orang, Limapuluh 10 orang, Sail 2 orang, Bukit Raya 40 orang, Marpoyan Damai 31 orang, Tenayan Raya 21 orang, Tampan 33 orang dan wilayah Payung Sekaki sebanyak 20 orang. (HR/P-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment