Desa Tupuk Siotang Kerjakan Pembukaan Jalan Sibara-bara

Pembukaan Jalan Sibara-bara menuju menara pandang tele | foto: HS
Partukkoan - Samosir

Pembukaan jalan Sibara-bara Desa Turpuk Sihotang diharapkan dapat meningkatkan pembangunan baik dari sisi ekonomi maupun dari pengembangan tata ruang kota di Kecamatan Harian yang selama ini memang terisolir.

Desa Turpuk Sihotang dan Desa Turpuk Sagala memiliki jumlah penduduk lebih kurang 700 jiwa yang akan memanfaatkan akses pembukaan jalan tersebut.  

"Kedepan, masyarakat kedua desa itu dapat menikmati jalan alternatif tersebut. Sehingga diharapkan ada peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, akses yang sebelumnya terisolir, kini sudah bisa dilalui dan bisa langsung menuju objek wisata seperti menara pandang tele dan juga air terjun Sampuran Efrata," kata Sekretaris Camat Harian Harry Nabaho kepada Wartawan, Rabu (06/09/2017) di lokasi pekerjaan. 

Kegiatan ini kata Harry, bersumber dari Dana Desa Turpuk Sihotang. Menurutnya, pihaknya sebagai fasilitator kecamatan memiliki tanggung jawab di 13 desa di wilayahnya.

"Harapan saya kepada para mitra kami (Pers dan LSM - red) untuk memberi informasi kepada kami apabila ada temuan kejanggalan pada pelaksanaan fisik yang ada di wilayah ini, agar dapat bersama-sama kita melakukan peneguran," ucap pria yang murah bergaul itu. 

Lebih jauh, Naibaho juga menegaskan agar para kepala desa selalu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah dibuat. Sehingga penyelewengan dana desa tidak terjadi dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat secara umum.

"Dimana multi pengawasan ini perlu kita lakukan secara bersama sama sejak dini. Dengan harapan tidak selalu dominan mencari kesalahan. Tapi lebih kepada perbaikan kinerja Pemerintah Desa. Dan pada akhirnya, kita dapat melihat secara objektif sekaligus transparan supaya pengelolaan dana desa dapat berjalan dengan baik," tandasnya.

Di lokasi yang sama, salah seorang tokoh masyarakat setempat Pasaribu, mengatakan, pengawasan ini sangat perlu dilakukan sebagai masyarakat. "Tapi, pada prinsipnya lebih mengedepankan kekeluargaan jika melihat ada kesalahan yang terjadi di lapangan," ucap Pasaribu.

Sementara, Kepala Desa Turpuk Sihotang, Lamro Sihotang kepada wartawan menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan setelah sebelumnya dilakukan musyawarah desa pada tahun lalu. "Ini dapat kita lakukan berkat persetujuan semua masyarakat kita yang sangat peduli atas pembangunan demi kemajuan daerah ini," tuturnya.

Oleh: Hatoguan Sitanggang
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment