Tampung Aspirasi, Ir. Juang Sinaga Temui Pedagang SRO

Wabup Samosir, Ir. Juang Sinaga ketika menemui pedagang di Pasar SRO, Senin (11/09/2017) | foto: HS
Partukkoan - Samosir

Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga bersama beberapa tokoh masyarakat seperti Jonni Naibaho dan Anser Naibaho menyambangi Pasar SRO untuk bertemu dengan para pedagang di sana, Senin (11/09/2017).

Informasi di lokasi, kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Samosir itu untuk mendengar secara langsung keluh kesah para pedagang, sekaligus memberikan arahan tentang upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan kepariwisataan di Samosir.

"Saya hadir sebagai keluarga, dan ingin mendengar secara langsung saran dan pendapat dari bapak dan ibu yang berdagang di sini," kata Juang Sinaga
Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Samosir saat ini sedang berusaha mengalakkan pariwisata sesuai dengan program pemerintah pusat Samosir sebagai Destinasi Wisata Bertaraf Internasional.

"Untuk itu, amang, inang, marilah kita saling mendukung, agar samosir dapat tertata dengan baik sehingga menjadi tujuan wisata sesuai dengan program pemerintah," ajak Juang Sinaga.

Menurutnya, supaya hal itu semua dapat tercapai maka, sebagai keluarga, Juang menghimbau agar para pedagang mau direlokasi ke pasar Onan Baru Pangururan.

Seorang pedagang, Boru Naibaho mengatakan siap dibina, namun juga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Karena menurutnya, mereka berdagang adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Kami mau dibina, tapi jangan pula kami jadi sengsara pak," katanya.

Pedagang bumbu dapur itu mengaku tidak keberatan pindah ke Pasar Onan Baru Pangururan. Namun karena menyangkut jarak angkut dan transportasi menjadi beban yang berat. "Hasil jualan saja belum tentu bisa menutupi biaya transportasi," ucapnya.

Boru Baho berharap agar Pemerintah Daerah mau memberikan izin bejualan di lokasi tersebut. "Biarkanlah kami berjualan di sini amang, kami siap menjaga kebersihan dan juga siap membayar distribusi," kata Boru Naibaho.

Baca juga: Kunjungi Pasar SRO Samosir, Ini Tanggapan DPRD

Di lokasi yang sama, Pemilik lahan lokasi SRO, Dohar Naibaho meminta agar Pemerintah Kabupaten Samosir mencari solusi terbaik. Karena pihaknya mengklaim bahwa tidak ada pelanggaran peraturan.

"Apa yang dilanggar?, kami berikan lokasi secara cuma-cuma menunggu adanya lahan yang akan digunakan sebagai pasar di Pasar Pangururan sesuai catatan sejarah ketika adanya perjanjian dengan pemerintah belanda zaman dulu dengan pihak Naibaho Silima Ompu," tandas pria berkacama mata itu.

Masih di lokasi yang sama, tokoh masyarakat, Joni Naibaho mengharapkan Pemerintah Daerah tetap mengedapankan kekeluargaan dalam mendekati pedagang. Bahkan dirinya siap menjadi barisan terdepan jika pemerintah daerah dinilai melalukan pembongkaran secara paksa. "Saya sudah mendengar keluhan pedagang, dan saya akan mendampingi mereka," tegas mantan Ketua DPRD Samosir itu.

Oleh: Hatoguan Sitanggang
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment