Status Ganjar Pranowo dalam Kasus e-KTP Diminta Dipertegas

Ganjar Pranowo
Partukkoan - Surakarta

Nama Ganjar Pranowo kembali disebut-sebut dalam kasus e-KTP dalam kesaksian mantan politikus Partai Demokrat, M Nazaruddin, pada persidangan lanjutan e-KTP. Saat itu kata Nazaruddin, Ganjar menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI dan menerima uang sebesar USD 500 ribu.

Untuk itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengharapkan supaya KPK segera mempertegas status Ganjar Pranowo dalam kasus korupsi e-KTP, untuk menghindari pengaruh negatif peta politik dalam Pilgub Jawa Tengah 2018.

"Saya minta KPK untuk membuktikan apakah Ganjar Pranowo terlibat dalam korupsi e-KTP. Kalau memang tidak terlibat, ya sudah," kata Rudy saat ditemui wartawan di Balai Kota Surakarta, Selasa (21/11/2017).

Ketidakjelasan status Ganjar itu kata Rudy, akan dimanfaatkan pihak tertentu, bila nantinya Ganjar terpilih menjadi Cagub Jateng. Status yang menggantung dapat digunakan untuk bahan kampanye hitam.

"Itu jelas sangat merugikan Ganjar, karena itu pembunuhan karakter dia. Nanti bisa untuk bahan black campaign," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ia yakin bahwa Ganjar tidak terlibat dalam kasus tersebut. Dia juga tetap mendukung Ganjar menjadi Cagub Jateng.

"Beliau pernah ditawari tapi menolak. Menurut saya Ganjar tampaknya tak terlibat. Kalau saya pribadi tetap mendukung Ganjar dan Heru melanjutkan pekerjaannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng," pungkasnya. (P-01/dtc)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment