Pusat Informasi dan Rumah Singgah Anak Disabilitas Diresmikan di Dolok Sanggul

Partukkoan - Humbahas

Ketua TP. PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor mengatakan, anak disabilitas merupakan anak yang harus diberi kasih, bukan justru dikasihani. 

Hal itu disampaikannya pada peresmian Pusat Informasi dan Rumah Singgah Penyandang Cacat di Doloksanggul Senin (15/01/2018). Rumah Singgah Penyandang Cacat merupakan tempat mendapatkan informasi tentang keberadaan para penyandang cacat, tempat bimbingan dan konsultasi serta penyediaan informasi penanganannya.

Selain itu, menjadi tempat persinggahan bagi penyandang cacat yang akan berangkat ataupun kembali dari rehabilitasi, menjadi tempat pembinaan, pelatihan dan terapi bagi penyandang cacat serta menjadi tempat pertemuan penyandang cacat dan orang tua dalam berbagi pengalaman.

Pusat Informasi dan Rumah Singgah ini kata dia sangat dibutuhkan untuk mempermudah pelayanan, baik pelayanan informasi bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti pelayanan berupa pendidikan, keterampilan serta terapi.

"Selama ini, kita harus pergi ke rumah-rumah dan mendata masyarakat yang berkebutuhan khusus sehingga tidak bisa menjangkau seluruh masyarakat Humbang Hasundutan karena keterbatasan orang-orang yang memberi perhatian terahadap mereka," kata Lidia.

Lebih lanjut, Pemkab Humbahas sudah menyekolahkan 3 (tiga) orang anak-anak disabilitas ke Jakarta dan akan memasuki perkuliahan. "Mereka sudah bisa mandiri dan berkarya seperti membuat souvenir" ucap Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor.

Kesempatan itu, tidak lupa Ketua TP. PKK Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor menyampaikan terimakasih kepada Children of Sumatra dan Adventure AID yang datang dari Ingris terutama kepada Ibu Lasma Sihite yang mengabdikan dirinya untuk pelayanan anak-anak disabilitas.

Lasmawati Sihite menyampaikan, masih banyak anak-anak yang terlentang di dusun-dusun, tak berdaya tidak ada yang memperhatikan. "Sekarang jangan lagi mereka tersembunyi, mari kita bergandengan tangan untuk mendukung mereka," katanya.

Semetara, Katie Pavett dari Children of Sumatera dan Adventure AID mengatakan, maksud kedatangan mereka, khusus untuk bertemu dengan para anak yang menyandang disabilitas. Katie menyebut, pihaknya telah melakukan operasi sumbing untuk 100 orang dan akan dilaksanakan lagi pada bulan oktober ini untuk 70 orang di Rumah sakit Harapan Jaya.

Dalam acara itu terungkap jumlah anak disabilitas di Humbahas, diantaranya 1050 orang penyandang cacat fisik yang terdiri dari 537 laki-laki dan 513 perempuan dimana tersebar di 10 kecamatan.

Usai peresmian, para disabilitas menerima beberapa alat seperti tongkat, alat-alat pendidikan, alat-alat bermain serta baju. (***)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment