Walk Out Dari Rapat Paripurna UU MD3, Ini Alasan Nasdem

Keterangan gambar: Suasana Rapat Paripurna penutupan masa sidang II di Gedung Perlemen, Jakarta, Kamis (15/12).
Partukkoan - Jakarta

Fraksi Nasdem walk out saat rapat paripurna pengesahan Undang-Undang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) di Gedung Paripurna Jakarta beberapa waktu lalu. Pasalnya menurut Nasdem, ada perbedaan cara pandang dalam keseluruhan materi UU MD3 yang sudah disahkan itu. 

Meski demikian, pihak Nasdem melalui Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate tetap meminta maaf atas aksi tersebut.

"Kami mohon maaf, ini fraksi Nasdem WO rapat paripurna, karena secara keseluruhan itu tidak sejalan dengan perspektif kami," kata Jhonny ditemui usai konferensi pers Partai Nasdem, di Kantor Partai Nasdem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 15 Februari 2018.

Menurutnya, keputusan itu, adalah jawaban atau respons masyarakat yang merasa gundah atas keberadaan UU tersebut. Sehingga katanya, jika kedepan ada kelompok-kelompok yang ingin menggugat UU MD3, partainya siap mendukung.

"Bila ada masyarakat, kelompok sipil, yang mengiginkan judicial reiview, kami akan memberi bantuan," tambah Jhonny. 

Sementara diakuinya, partainya tidak mempunyai legal standing untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Dirinya juga yakin, kedepan Partai Nasdem akan melakukan revisi atas UU MD3. Meskipun saat ini partainya belum dapat melakukannya.

"Yang bisa kami lakukan adalah revisi kembali, namun revisi belum bisa dilakukan saat ini. Karena komposisi kekuatan politik saat ini kalah voting lagi," ucap Jhonny. (P-02/lp6)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment