Banjir Surut, Bahaya Buaya Mengintai Warga Australia

Partukkoan

Meski air banjir yang melanda Warga Queensland, Australia sudah mulai surut, namun masih ada persoalan bahkan bahaya lainnya yang mengintai warga. 

Hal itu, terlihat setelah beberapa foto buaya muncul setelah hujan deras selama 4 hari dan memasuki kota Ingham yang terletak di ujung timur laut negara bagian itu, beredar di media sosial.

Toby Millyard, peneliti buaya dari Kebun Binatang Australia di Queensland menyebutkan, bahwa binatang reptil itu terkenal suka memanfaatkan banjir untuk berkeliaran mencari makanan.

"Sebagian buaya itu memang menyukai banjir dan menggunakan arus air untuk berkeliaran, mereka adalah binatang yang cerdas," ucap Millyard, dikutip dari Reuters, Senin (12/3/2018). 

"Tapi mereka akan segera menjauh dari manusia. Selama Anda tidak berada di dalam air atau berdiri di pinggir sungai, tidak akan ada masalah," lanjutnya.

Menurut juru bicara Layanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Queensland (QFES), pada Minggu 11 Maret pagi, sekelompok murid dan guru yang terjebak banjir berhasil diselamatkan saat berkemah di lokasi terpencil di selatan Kota Tully.

Perdana Menteri Negara Bagian Queensland Annastacia Palaszczuk kepada media lokal mengatakan diperlukan beberapa minggu untuk memastikan jumlah kerusakan, terutama pada ladang pisang dan tebu.

Pemerintah Negara Bagian Queensland juga sudah menyatakan daerah tersebut sebagai "wilayah bencana". Selain itu, Dewan Asuransi Australia pun sudah menyatakan sebagai "bencana alam" yang berarti klaim asuransi bisa dilakukan dengan cepat. (P-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment