Jokowi Dipastikan Tidak Gegabah Tanda Tangani RPP P3K

Partukkoan - Samosir

Adanya kabar Honorer dengan usia di atas 35 tahun tidak akan diangkat menjadi PNS dan menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) membuat mereka resah.   

Pasalnya jika Presiden Joko Widodo menandatangani Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) P3K itu, sudah dipastikan peluang para honorer dengan usia di atas 35 tahun tertutup. 

"Honorer K2 di daerah-daerah saat ini lagi galau. Mereka takut PP P3K ditetapkan hilang sudah harapan mereka," kata Ketum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said dikutip dari JPNN, Sabtu (3/3/2018).

Politikus PDI Perjuangan itu yakin jika Jokowi tidak akan menandatangani RPP disaat revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) sedang berjalan. “Presiden pasti menunggu proses di DPR selesai. Kalau enggak akan jadi blunder," tambah Lukman.

Menurutnya, proses penetapan PP P3K yang lama dikarenakan Jokowi masih "wait and see". Dan dirinya menganggap, masalah honorer K2 sangat berbau politis.

"Massa honorer K2 ini banyak sekali. Tidak mungkin presiden akan gegabah. Saya juga yakin revisi UU ASN pasti tuntas tahun ini," ucap Lukman. (P-02/jpnn)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment