Pencarian Korban KM. Sinar Bangun Masih Terus Dilanjutkan

Pencarian terus dilakukan | foto: IST
Partukkoan - Samosir

Setelah berhasil menemukan lokasi tenggelamnya kapal KM. Sinar Bangun dan berhasil mendapatkan foto-foto korban dan kendaraan oleh mesin Remotely Operated UnderwaterVehicle (ROV), Tim Gabungan terus melakukan pencarian korban.

ROV merupakan sejenis kendaraan penyelam yang dikontrol menggunakan remote control jarak jauh, pada umumnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dasar laut yang dibuat Badan Penerangan dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Alat ini berhasil mendeteksi dan mengirimkan foto-foto dari dasar danau di kedalaman 450 meter, setelah melakukan pendataan didasar sebagai dasar operasi pencarian kapal. 

Namun sayang, ketika alat mau ditarik ROV nyangkut didasar danau. Saat ini masih dilakukan usaha untuk menarik alat tersebut sehingga nantinya data yang terekam dapat diolah dengan baik guna tindakan selanjutnya.

Mendengar informasi adanya penemuan beberapa bukti seperti mayat korban, kursi besi kapal, motor para penumpang, warga kemudian memadati pelabuhan Simanindo dengan harapan kapal dan para korban segera dievakuasi.

Sesuai dengan kesepakatan bahwa posko utama pencarian KM Sinar Bangun adalah di Tigaras dengan koordinasi Tim Basarnas. 

Sementara, Tim di posko Simanindo untuk hari ini Jumat (29/6) sejak pukul 08.00 WIB sudah siap sedia dengan peralatan dan armada berupa KMP Sumut I, KMP Sumut II, Kapal Cepat BNPB Samosir, Kapal Polisi Air Samosir dan beberapa Kapal OPS serta disediakan alat pukat harimau.

Untuk operasional semua armada menunggu perintah dari Basarnas di Pos Utama di Tigaras. Hingga pukul 16.30 WIB belum ada perintah dari Posko Utama masih fokus pengambilan alat ROV. 

Sementara itu, Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon kepada warga maupun keluarga korban melakukan upaya pendekatan dengan tujuan memberikan rasa nyaman dan penjelasa.

Pencarian akan terus berlanjut sembari menunggu informasi dari Basarnas di Posko Utama Tigaras. Hal itu karena masih fokus untuk pencarian alat ROV dari dasar danau. 

Mendengar penjelasan itu, keluarga korban dan masyarakat mulai berangsur meninggalkan pelabuhan Tigaras.

Pencarian korban akan dilanjutkan besok hari dengan tetap atas koordinasi dan perintah dari posko utama di Tigaras.

Editor: J. Marpaung
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment