Dakwaan Baru Terhadap Produser Film Ini Terkait Pelecehan Seks

Sumber foto: whatstrending
Partukkoan - New York

Produser film Harvey Weinstein kembali mendapat dakwaan baru terkait kasus pelecehan seksual terhadap perempuan berikutnya, selain dua orang yang disebutkan dalam dakwaan sebelumnya.

Hal ini terungkap saat Jaksa wilayah Manhattan, Senin, mengumumkan dakwaan kriminal baru kepadanya.

Dakwaan itu menuduh Weinstein memaksa perempuan melakukan seks oral pada Juli 2006. Tuduhan tersebut meliputi pelecehan seksual predator, bisa memberikan hukuman 10 tahun penjara hingga seumur hidup, kata kantor Jaksa Wilayah Cyrus Vance.

Namun Weinstein (66), yang pernah menjadi salah satu sineas film paling kuat di Hollywood, mengaku tidak bersalah atas tuduhan pertama dan membantah pernah melakukan hubungan seksual tanpa konsensual. Pengacaranya, Benjamin Brafman, tidak dapat dihubungi segera untuk dimintai komentar, Senin (2/7/2018).

Vance mengeluarkan pernyataan tentang tuduhan baru yang mengatakan, “Dakwaan ini adalah hasil dari keberanian luar biasa yang ditunjukkan oleh para penyintas yang telah bergerak. Investigasi kami berlanjut".

Dilansir antara, lebih dari 70 perempuan, sebagian besar aktris muda dan perempuan dalam aspek lain dari bisnis film menuduh salah satu pendiri studio Miramax itu melakukan pelecehan seksual, termasuk perkosaan, dalam serangkaian insiden yang terjadi sejak beberapa dekade lalu. 

Pasca tuduhan itu, timbul gerakan #MeToo, di mana ratusan wanita secara terbuka menuduh orang-orang berkuasa dalam bisnis, pemerintahan, dan hiburan atas pelecehan dan kekerasan seksual.

Mantan produser film kenamaan Hollywood itu dibebaskan dari tahanan dengan uang jaminan 1 juta dolar AS atas dakwaan pertama, berbulan-bulan setelah investigasi yang dilakukan Departemen Polisi New York.

Jaksa tidak menyebutkan siapa saja perempuan yang menuduh Weinstein melakukan pelecehan seksual di pengadilan.

Rincian salah satu kasus dalam tuntutan sebelumnya mirip dengan laporan Lucia Evans, mantan calon aktris yang mengatakan kepada New Yorker pada Oktober 2017 bahwa Weinstein memaksanya melakukan oral seks pada 2004. Dakwaan sebelumnya juga menuduhnya memperkosa perempuan yang berbeda pada Maret 2013.

Kasus yang melilitnya membuat pihak dewan memecat Harvey dari Weinstein Co. Perusahaan menyatakan kebangkrutan pada Maret, dan Academy of Motion Picture Arts and Sciences juga mengeluarkan Weinstein.

Pihak kepolisian setempat mengatakan, mereka sedang meninjau tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Weinstein. (ant/p)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment