Gedung Kemenhub Terbakar, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 4 Orang

Sumber foto | facebook
Partukkoan - Jakarta 

Sampai saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Gedung Kemenhub bertambah menjadi empat orang.

"Betul (korban tewas yang sudah dievakuasi 4 orang). Ditemukan di lantai 5, 8, 11, dan 12," ujar petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta yang dikutip dari Liputan6.com, Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Petugas masih di lapangan tengah melakukan pendinginan, mengusir asap, dan menyisir korban di Gedung Kemenhub. Penyisiran dilakukan hingga lantai 12 atau rooftop gedung tersebut.

"Kalau korban selamat jumlahnya belum pasti karena ada yang belum sempat didata dan langsung mendapat penanganan medis. Sekitar belasan orang," tambahnya.

Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 4.00 WIB subuh tadi. Sebanyak 17 unit mobil kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 7.00 WIB.

Wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno turun langsung memantau proses evakuasi di dampingi Kepala Dinas Gulkarmat bapak Subejo dan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu.

Staf Kemenhub Supandi menyebutkan sejumlah orang yang merupakan pekerja renovasi terjebak di lantai 18 gedung Kementerian Perhubungan di Jakarta.

"Ruangan lantai 18 gedung Kemenhub sedang direnovasi, ada tukang yang terjebak di sana," kata Supandi di Jakarta, Minggu (8/7) seperti dikutip Antara.

Dikatakan Supandi, karena ruang di lantai 18 Kemenhub tengah direnovasi, dirinya mendapat tugas dari atasannya untuk menjaga atau menjadi mandor bagi para pekerja yang bertugas.

Rumahnya yang dekat dari Gedung Kemenhub membuat Supandi diperkenankan memantau tukang dari kediamannya. Saat subuh tiba, dia menerima informasi bahwa gedung mengalami kebakaran.

Supandi mengatakan, jendela di lantai 18 tempat tukang itu bekerja terbuka, dan para pekerja tampak berteriak dari jendela itu. Namun, karena tidak terdengar, para pekerja itu menuliskan pesan di sebuah kertas dan menjatuhkannya ke bawah.

"Isi pesannya, 'tolong, di sini banyak asap', tangga darurat gelap'," ucap Supandi.

Dia mengatakan berdasarkan dugaan sementara, api berasal dari lantai parkir P5 atau P6. Di tempat itu terdapat genset dan server. "Mungkin karena di situ terbakar, jadi asap membumbung sampai ke lantai paling atas, menyebabkan tangga darurat gelap dipenuhi asap, tukang tidak bisa keluar," ujar dia lagi.

Hingga saat ini petugas masih berusaha mengevakuasi para tukang di lantai 18. Selain itu, ada pula karyawan yang terjebak di lantai 11.

Semua korban yang terjebak masih mengirimkan pesan melalui berbagai media, antara lain kertas, kardus air mineral dan lain-lain. Berdasarkan pantauan, ada satu korban diduga telah meninggal dunia telah dievakuasi oleh petugas. (Lp6/ant/P-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment