Jika Terjadi Puting Beliung, Begini Cara Menghindarinya, Cara Terakhir Paling Ampuh

Sebuah seng dan kayu terhempas akibat angin kencang yang terjadi di wilayah pangururan, Selasa dini hari (10/07/2018) | foto: Freddy
Partukkoan - Samosir

Angin Puting Beliung merupakan salah satu bencana yang terjadi secara tiba-tiba. Meski tiba-tiba ada beberapa tanda atau gejala alam muncul sesaat sebelum angin puting beliung terjadi.

Dikutip dari berbagai sumber, angin puting beliung disebabkan karena perbedaan tekanan pada sistem cuaca. Sehingga fenomena alam ini lebih banyak terjadi pada masa pergantian musim atau pancaroba.

Umumnya angin puting beliung terjadi dengan singkat, hanya sekitar 5 menit namun dalam waktu demikian angin ini dapat menyebabkan kerusakan atau menghancurkan apa saja yang "ditelannya", bahkan dapat menyebabkan korban jiwa.

Umumnya tanda-tanda alam sebelum terjadinya angin puting beliung adalah beberapa hari cuaca gerah dan panas yang tidak seperti biasanya.

Cara menghindari puting beliung dapat dilakukan dengan beberapa cara, yakni:


  1. Menghindari pohon tinggi dan tua. Hal ini, agar kita dapat terhindar, manakala pohon tersebut tumbang akibat terpaan angin.
  2. Jangan berlindung di bawah jembatan
  3. Jangan membawa kendaraan. Jika melihat puting beliung, keluarlah dari kendaraan dan segera menyelamatkan diri
  4. Cari tempat rendah dan tiaraplah pada tempat yang datar
  5. Jangan dekat dengan benda yang mudah diterbangkan angin
  6. Dan yang terakhir, cara paling ampuh yaitu dengan berdoa kepada Sang Pencipta, supaya angin puting beliung segera reda.


Oleh: Freddy   
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment