Najib Razak Didakwa 3 Tuduhan Kriminal dan 1 Kasus Suap

Mantan Perdana Menteri Najib Razak | net
Partukkoan

Dalam sidang perdana, mantan Perdana Menteri Najib Razak didakwa dengan tiga tuduhan pelanggaran kriminal dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan untuk menerima suap. 

Pelanggaran tersebut diduga terjadi ketika Najib masih menjabat sebagai Perdana Menteri antara tahun 2011 sampai 2015. Setiap tuduhan masing-masing memiliki ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Najib hanya mengangguk ketika Hakim Zainal Abidin Kamarudin membacakan tuntutan itu.

Menurut situs Channel News Asia, Rabu (4/7), Najib menghabiskan satu malam di penjara sebelum sidangnya dimulai pukul 08.30 waktu setempat. Dia tiba di kompleks pengadilan Kuala Lumpur pukul 08.20 mengenakan setelan biru gelap dan dasi merah.

Di sekitar kompleks, tampak kerumunan media dan warga yang penasaran untuk melihat sekilas saat Najib dibawa ke pengadilan. Beberapa pendukung Najib dari partai UMNO juga tampak menyaksikan sambil meneriakkan dan mengangkat spanduk dukungan sebagai bentuk solidaritas kepada Najib.

Sebelumnya, Najib ditangkap di kediamannya di Kuala Lumpur kemarin sore kurang dari dua bulan setelah dirinya dikalahkan oleh Mahathir Mohamad dalam pemilihan perdana menteri.

Dia diduga menjalani praktik korupsi melalui perusahaan pembangunan strategis yang didirikannya. Dia dituduh memasukkan uang negara miliaran dolar ke rekening pribadinya.

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa properti milik Najib dan menyita barang-barang serta uang tunai yang didapatnya melalui perusahaan 1MDB dengan jumlah RM 1,1 miliar atau setara dengan Rp. 3,8 triliun. (mdk/p)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment