Mantan Wakapolda Sumut Ini Akan Menjadi MenPAN-RB

Partukkoan - Jakarta 

Presiden Joko Widodo menghunjuk Komjen Syafruddin untuk menggantikan Asman Abnur sebagai Menteri PAN-RB. Asman mundur karena PAN memilih menjadi oposisi dengan mendukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

Menurut informasi yang dihimpun, Syafruddin menjabat sebagai Wakapolri sejak 10 September 2016 menggantikan Jenderal Budi Gunawan yang menjadi Kepala BIN. 

Sebelum menduduki jabatan nomor 2 di Kepolisian, Syafruddin menjadi Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol). Syafruddin menjadi Kalemdikpol selama sekitar 3 tahun. 

Pria yang lahir di Makassar 12 April 1961 itu juga sempat menjadi Wakapolda Sumatera Utara, Kapolda Kalsel, dan kemudian Kadiv Propam Polri. 

Syafruddin menjadi Wakapolda Sumut pada periode 2009-2010. Selanjutnya diangkat menjadi Kapolda Kalsel pada 2010 hingga 2012. 

Pada tahun 2017, Syafruddin dikukuhkan menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI). Posisinya langsung di bawah Wapres Jusuf Kalla yang merupakan ketua umum.

Sekitar 14 tahun lalu, tepatnya sejak Oktober 2004, Syafruddin sempat menjadi ajudan wakil presiden kala itu, Jusuf Kalla. Syafruddin menjadi ajudan hingga akhir masa jabatan JK di 2009.

Kabar tentang penunjukan Syafruddin menjadi MenPAN-RB pengganti Asman Abnur disebut hampir benar oleh Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSp Ali Mochtar Ngabalin. Jubir presiden Johan Budi SP pun menyebut nama Syafruddin salah satu yang terkuat.

"Salah satu nama yang kuat menggantikan MenPAN-RB adalah Pak Syafruddin," ucap Johan saat dikonfirmasi.

Sementara itu Ketua DPR Bambang Soesatyo menyebut acara pelantikan akan berlangsung di Istana pukul 10.00 WIB hari ini. Bamsoet menyatakan akan hadir karena mengenal baik Komjen Syafruddin. (dtc/p)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment