Peringati HUT Polantas ke-63, Sat Lantas Polres Samosir Kunjungi Korban Kecelakaan

Kasat Lantas AKP SR. Sihite saat memberikan tongkat dan sembako kepada korban kecelakaan di Limbong Kecamatan Sianjurmulamula Kabupaten Samosir | dok. Partukkoan 
Partukkoan - Samosir

Satuan Lalu Lintas Polres Samosir melakukan kunjungan terhadap korban kecelakaan lalu lintas di Limbong Kecamatan Sianjurmulamula Kabupaten Samosir, Sabtu (15/09/2018).

"Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polantas ke 63," kata Kasat Lantas Polres Samosir AKP SR Sihite kepada Partukkoan. 

Sihite menambahkan, Polres Samosir melalui Unit Lalu Lintas akan terus berupaya melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

"Mematuhi peraturan lalu lintas dapat mengurangi bahaya kecelakaan juga demi keselamatan diri dan orang lain," katanya.

"Hari kami datang ke rumah keluarga korban kecelakaan untuk memberikan kata-kata penghiburan dan juga dukungan semangat atas peristiwa kecelakaan yang dialami," tambah Sihite.

Foto bersama
Sebelumnya, pihak Polres Samosir juga telah mengupayakan Asuransi Jasa Raharja untuk meringkan beban biaya pengobatan para korban. 

Pantauan wartawan di lokasi, pihak Polres Samosir memberikan bantuan tongkat juga beberapa sembako ala kadarnya kepada korban.

Kedua korban kecelakaan yang dikunjungi adalah Mualim Sigalingging (48) dan Damse Sihole. Keduanya mengalami kecelakaan Selasa (07/08/2018) lalu di Jalan Tele Boho. 

Akibat kecelakaan tersebut, Mualim Sigalingging mengalami remuk kaki kiri sehingga harus diamputasi, sementara Damse Sihole tangan bagian kanan juga harus diamputasi karena ikut tergilas ban dum truk.

Mualim korban kecelakaan mengaku terkejut dan berterimakasih atas kunjungan yang dilalukan pihak Lantas Polres Samosir.

"Saya selaku korban kecelakaan mengucapkan terimakasih. Saya mengaku kurang hati-hati sehingga pada saat mengendarai sepeda motor mengalami kecelakaan. Jadinya saya harus kehilangan kaki kiri saya," katanya dengan kondisi mulai membaik usai di operasi.

Kesempatan itu, Mualim menghimbau kepada siapapun agar tetap berhati-hati saat berkendaraan. "Mari patuhi rambu-rambu, patuhi juga aturan perlalulintasan. Supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Akibatnya saya jadi tidak bisa cari nafkah lagi," tuturnya.  

Mualim bercerita, peristiwa yang menimpa dirinya dan Damsen berawal saat mereka berboncengan menuju boho sekira pukul 21.30 WIB. Namun naas bagi mereka, karena kurang hati-hati, sepeda motor mereka berlanggar dengan sebuah truk bermuatan. Beruntung keduanya selamat meski harus kehilangan kaki dan tangan.

"Kejadian itu, saya masih sadar namun boncengan saya sudah tidak sadar dan kami langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan," pungkas Mualim.

Pemberian tali asih itu berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari pihak keluarga korban. 

Editor: Junjungan Marpaung 
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment