Tentang Tersangka Baru Kasus Ratna, Ini Kata Tim Prabowo

Prabowo Subianto pada saat masih muda | sumber foto: instagram
Partukkoan - Jakarta 

Pihak Kepolisian membuka kemungkinan adanya tersangka baru pada kasus Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran hoax. 

Untuk diketahui, sejumlah pihak dari BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi dipolisikan lantaran dianggap ikut menyebarkan hoax Ratna. 

Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, tidak mempersoalkan pernyataan polisi soal kemungkinan adanya tersangka baru kasus Ratna. Namun, dia mengingatkan sejumlah hal ke polisi.

"Polisi boleh saja berpendapat begitu, asal mempunyai dasar yang jelas," ucap Dasco dikutip dari detik.com, Minggu (7/10/2018). 

Dasco meminta polisi tak terburu-buru mengambil keputusan dalam kasus Ratna. Dasco juga mengimbau polisi untuk bergerak cepat dalam kasus lain.

"Kita juga minta polisi jangan terburu-buru, harus dengan kajian komprehensif. Apabila itu tetap dilakukan polisi, kita juga akan tetap melakukan upaya-upaya yang sesuai prosedur hukum. Kita juga minta, kalau dalam kasus ini polisi bisa cepat, banyak juga perkara-perkara lain yang polisi harus begitu," imbuhnya. 

"Jangan kasus ini polisi bisa cepat tapi perkara lain lambat. Kalau pihak sana yang melaporkan ini cepat, pihak kami yang melaporkan juga ditindaklanjuti dong," lanjut Waketum Partai Gerindra itu.

Senada dengan Dasco, anggota Badan Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman, juga tidak menyoal pernyataan polisi soal tersangka baru kasus hoax Ratna. Namun, Habiburokhman menyebut polisi harus profesional.

"Silakan saja. Yang penting polisi itu kan tegak lurus pada aturan, pada fakta-fakta dan profesional. Kita yakin Polri mampu bersikap profesional," sebutnya.

Bagi Habiburokhman, terlapor lain dalam kasus Ratna yang dianggap menyebarkan berita hoax tak bisa dikategorikan sebagai penyebar berita. Ini alasan Habiburokhman.

"Kalau mengomentari ya, karena kan statusnya apakah saat berkomentar dia paham apa nggak Ratna bohong. Itu yang paling penting. Kalau dia tidak sadar Ratna berbohong, tentu tak akan masuk sebagai yang ikut menyebarkan," pungkas dia. (dtc/P)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment