Ketua GPI Berikan Ulos Kepada Bupati Samosir

Ketua Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Rev. DR. MH Siburian, M.Min memberikan ulos kepada Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon dan Istri dalam acara peresmian Gedung GPI Sidang Pangururan Kabupaten Samosir, Minggu (02/12/2018)
Partukkoan

PANGURURAN - Ketua Gereja Pentakosta Indonesia GPI Rev. DR. MH Siburian, M.Min memberikan Ulos kepada Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon dan Istri dalam acara peresmian Gedung Gereja GPI sidang Pangururan Kabupaten Samosir, Minggu (02/12/2018).

Persemian Gedung itu ditandai dengan penandatangan Prasasti oleh Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon dan Ketua pengurus pusat GPI Rev. DR. MH Siburian, M.Min.

Dalam acara persemian gedung itu, dipadu dengan acara syukuran dengan ibadah gereja dan dipimpin langsung Rev. DR. MH Siburian, M.Min.

Dalam khotbahnya, Rev. DR. MH Siburian, M.Min mengutip firman dari 1 Timotius 4:16. Ia menyampaikan Gereja merupakan sebuah institusi yang sangat dipercayai. "Jadi Gereja bukan sekedar bagaimana kita mempercayai Tuhan, tetapi Gereja adalah bagaimana Tuhan memberikan tanggungjawab. Dari perkara yang sangat kecil, seperti benih dari semua benih yang terkecil yang akan tumbuh menjadi tunas menjadi pokok dan menjadi pohon dimana dia akan menyatakan fungsional dimana burung-burung di udara dikatakan firman Tuhan boleh bersarang di dalamnya," ucapnya.

Kemudian, Gereja harus dilakukan untuk menjadi bagian yang sesuai dengan rencana Tuhan. Bukan hanya bekerja di dalam Tuhan, tetapi dia bekerja dengan Tuhan.

"Jadi sebagaimana kata Petrus, Gereja adalah sebuah bangsa yang dipilih oleh Allah, ada sebuah keadaan yang sangat luar biasa yang Tuhan telah titipkan di dalam Gereja. Sehingga gereja tidak boleh kita anggap sebagai kelompok bangunan saja," imbuhnya.

Itu sebabnya lanjut Ketua GPI ini, Firman Tuhan katakan Gereja itu harus keluar. "Pergilah ke seluruh dunia. Dan maksudnya adalah seluruh sistem dan seluruh struktur, seluruh bangsa," katanya.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja W. Tampubolon dalam laporannya menyampaikan, Seiring berjalannya waktu, bangunan Gereja Pentakosta Indonesia pertama kali dibangun pada Tahun 1992 dengan partisipasi dari jemaat.

"Banyak rintangan dan ujian yang dihadapi oleh para hamba Tuhan di awal berdirinya Gereja ini. Namun atas kuasa Tuhan serta doa doa jemaat, Gereja ini semakin berkembang. Hingga pada akhirnya setelah kurang lebih 25 tahun, para hamba Tuhan dan jemaat melakukan kesepakatan untuk memperluas Gereja sehingga dapat menampung jemaat beribadah," katanya.

Atas kesepakatan itu, dilaksanakan pembangunan Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Pangururan hingga akhirnya dapat berdiri seperti saat ini.

"Tuhan telah menyentuh para pemimpin kami untuk bermurah hati, sehingga tergerak hatinya untuk menampung dana hibah pada APBD pembangunan Gereja ini sebesar Rp.200 juta. Tuhan senantiasa memberkati bapak Bupati," tutur Tampubolon.

Masih di lokasi yang sama, Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur atas segala berkat anugerahNya sehingga dapat beribadah hari ini dengan sukacita.

Rapidin juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Rev. DR. MH. Siburian atas semangat dalam menggembalakan jemaat Gereja Pentakosta Indonesia. "Sudah sering berkunjung ke Samosir dalam melaksanakan pelayanan-pelayanan meski usia tergolong tua. Bapak tidak pernah lelah, terimakasih pak," tuturnya.

Lebih lanjut Rapidin juga mengapresiasi kinerja Gembala Sidang GPI Pangururan Pdt. JM. Sinaga dalam melayani jemaat. "Saya salut melihat bapak ini, karena beliau seorang tokoh yang bisa menggerakkan roda organisasi keagamaan di kabupaten ini," ucapnya.

Mantan Dosen itu juga mengapresiasi dan solidaritas jemaat GPI, baik dari ketertiban, kebersamaan, persaudaraan dan saling tolong menolong. "Walaupun ada dana 2 miliar untuk membangun gereja ini, kalau tidak ada gotong royong, itu tidak akan mungkin terjadi," tutur Rapidin.

Untuk itu tambah Rapidin, kebersamaan atau gotong royong adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam membangun sebuah tujuan. "Jadi, saya sekali lagi mengucapkan selamat, kepada GPI Sidang jemaat pangururan, yang sudah membangun Gereja ini begitu megah karena kebersamaan dan gotong royong, bukan karena dana. Itulah nilai kebersamaan kita sebagai orang batak," pungkas Rapidin. (JP)


loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment