Mau Rebut Senjata Petugas, Bandar Sabu Ditembak Mati

Pihak Kepolisian menunjukkan barang bukti
Partukkoan - Makassar

Melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata petugas, seorang bandar sabu 5 Kg Faizal Radjab alias Ical (32) terpaksa ditembak mati petugas. Sementara seorang rekannya Dandi (29) sebagi kurir kini ditahan.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika mengatakan kedua pelaku ditangkap saat edarkan 10 gram sabu. Sesuai informasi, tahun 2017 lalu akhir 2018, dan dari hasil penyelidikan di 2019, para pelaku diketahui berada di Makassar.

"Jadi kita lebih intens lagi. Ini dua kali membeli sabu dari luar Pulau Sulawesi. Nah itu kita kejar. Begitu kita tahu ada di Makassar, kita kejar. Serkitar jam 8 malam tadi," kata Diari dikutip dari Okezone Minggu (13/1/2019).

Lanjutnya, ketika akan dibawa untuk pengembangan terkait 5 Kg sabu miliknya, Ical menunjukkan beberapa tempat yang ada di Makassar maupun di Kabupaten Gowa.

Namun dalam perjalan itu, pelaku Ical mengambil kunci roda di bawah jok mobil. Kemudian digunakan menghantam leher dan ke lengan polisi yang membawanya.

"Selain itu yang bersangkutan kemudian itu berusaha merebut senjata petugas pas dia mau merebut. Pada saat baku rebut terjadi letusan 4 kali di dalam mobil. Dua kena ke kaca mobil dan dua kena ke yang bersangkutan," kata Diari

Dandi (29) tersangka lainnya yang bertugas sebagai kurir saat ini ditahan polisi. Dandi sendiri mengikuti Ical yang juga iparnya sejak 2017. Setelah keluar dari kasus itu keduanya kembali mengedarkan sabu barang haram itu.

"Kedua pelaku sama sama menjalani kasus yang dulu. Setelah keluar, sama-sama dia (Dandi) ikut sama yang meninggal ini. Dia jadi kurir. Perannya dalam jaringan ini sebagai kurir," tandas Diari.

loading...
Share on Google Plus

Tentang Jusri M

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment