Musrenbang Kecamatan Sitiotio, Bupati Samosir: Kepala Desa Harus Mampu Berinovasi


Partukkoan - Sitiotio

Kepala Desa diharapkan dapat berinovasi dalam menciptakan kreasi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Demikian disampaikan Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon saat menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sitiotio, Rabu (6/2) di Kecamatan Sitiotio.

Rapidin Simbolon juga menegaskan kepada BAPPEDA, selain dana desa agar setiap desa juga mendapat sentuhan dana APBD Kabupaten Samosir. Disamping itu, Pemkab Samosir kata Bupati, menargetkan angka kemiskinan di Kabupaten Samosir dapat menurun pada maret 2020.

"Dana desa harus dimanfaatkan tepat sasaran. Para Kepala desa diharapkan membuka jalan ke sentra produksi pertanian untuk mengurangi biaya produksi yg mahal," imbuh Rapidin.

Sementara untuk peningkatan pembangunan jalan outer ring road samosir, sebagai akses percepatan pertumbuhan perekonomian di luar pulau samosir, pemerintah telah meningkatkan status jalan dimaksud menjadi jalan provinsi dan telah menjadi atensi pemerintah pusat dengan menganggarkan dana sebesar 42 milyar.

Bupati berharap pada saatnya jalan ini akan menjadi sangat strategis, yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan adanya jalan tersebut maka mobilitas penduduk akan lancar yg tentunya dapat meningkatkan sektor pariwisata dan pertanian di wilayah ini. 

Pada kesempatan itu, anggota DPRD Kabupaten Samosir Sarockhel Tamba mengharapkan agar BAPPEDA Kabupaten Samosir benar-benar melaksanakan hasil rapat dengan baik, sehingga pembangunan di wilayah kecamatan sitio-tio dapat berjalan lebih baik ke depan.

Sarockhel menegaskan agar Pemkab Samosir tetap berpedoman pada RPJMD yang berbasis Pariwisata dan Pertanian. Ia juga menyoroti Dana Desa yg selama ini fokus pada infrastruktur dapat dikurangi porsinya.

Sesuai arahan Kemendes dan tentang juknis Dana Desa, anggota DPRD tersebut berharap agar Pemerintah tetap komit pada tujuan awalnya yaitu pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi kerakyatan.

"Berharap porsi dana desa yg selama ini sekitar 70% untuk infrastruktur dapat dikurangi sekitar 30% sd 40% sehingga tujuan dan sasaran dana desa dapat terlaksana dengan baik," tutur Sarockhel.

Mengenai Perbup tentang juknis pelaksanaan dana desa yg akan diterbitkan dalam waktu dekat ini, dirinya juga berharap porsi-porsi dimaksud dapat dituangkan sesuai potensi desa.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga dalam sambutannya menyoroti kondisi geografis lingkar pulau samosir yg rawan longsor, untuk itu Pemkab Samosir berharap para kepala desa dapat mengorganisir potensi-potensi rawan bencana tanpa harus menunggu APBD.

"Mari dukung Samosir membangun melalui Musrenbang. Dengan musrenbang wujudkan kualitas Perencanaan Pembangunan dengan mengakomodir aspirasi masyarakat, memberdayakan masyarakat dan sumber daya lokal dengan skala prioritas kebutuhan pembangunan," ajak Juang Sinaga.

Dalam Musrenbang tersebut ikut hadir, Anggota DPRD Kabupaten Samosir Bolusson Pasaribu, FKPD Kabupaten Samosir, Forum Koordinasi Kecamatan Sitiotio, BPD, Tokoh Masyarakat dan para Kepala Desa se-Kecamatan Sitiotio. (JM)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment