Para Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Calon Pendeta di OKI Sumsel Diburu Polisi

Ilustrasi | sumber: shutterstock
Partukkoan

PALEMBANG - Pihak Kepolisian saat ini tengah memburu para pelaku pemerkosa dan pembunuh calon pendeta yang berasal dari Nias. Calon pendeta tersebut dibunuh di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Seni (25/03) lalu.

Melansir dari detik.com, Rabu (27/03/2019), kronologi peristiwa tersebut berawal ketika calon pendeta itu hendak belanja sayur ke Pasar Jati sekira pukul 16.00 WIB.

Korban pergi bersama seorang bocah berusia 9 tahun dan melintasi perkebunan kelapa sawit.

Sekitar Pukul 17.00 WIB, keduanya kembali pulang juga melewati jalur yang sama. Setiba di areal perkebunan sawit yang sepi, mereka dihadang pakai kayu balok. Keduanya pun berhenti di tengah jalan.

Selanjutnya, pelaku yang diduga berjumlah dua orang keluar dari kebun sawit dan menghampiri korban. Keduanya memakai penutup wajah dan langsung memaksa korban bersama sang bocah masuk ke kebun.

Keduanya diikat dan dicekik. Sang bocah kemudian dibuang di lokasi yang tidak jauh dari lokasi penghadangan.

"Untuk korban bernama N ini, mungkin para pelaku tidak tahu jika dia selamat, kondisinya pun masih sangat trauma karena dia diikat dan situasinya cukup mencekam," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi.

Setelah itu, kedua pelaku langsung membawa calon pendeta ke lokasi berbeda dan berjarak 100 meter dari lokasi awal bocah dibuang. Kedua pelaku diduga langsung memperkosa dan membunuh korban.

"Dugaan kuat korban diperkosa, tetapi kami udah buat surat untuk dilakukan visum. Minimal visum luar dululah ya," kata Supriadi.

Sekitar pukul 22.00 WIB bocah berusia 9 tahun itu sadar. Dia berusaha melepaskan tali yang mengikat dua tangannya dalam kondisi gelap gulita. 

Selanjutnya sang bocah berlari ke rumah melewati perkebunan sambil terus menangis. Jarak dari lokasi ke rumahnya diperkirakan sekitar 1 KM lebih dan tidak ada permukiman warga.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, anak ini sampai rumah. Dia bilang 'Tante diculik di kebun' sama orang tuanya dan bilang sempat di ikat juga dia," tutur salah seorang warga, Arisman Manao.

Mendengar keterangan korban selamat, warga langsung melakukan pencarian di lokasi yang ditunjuk. Semua lokasi yang ada di perkebunan ditelusuri satu-persatu oleh warga.

Hingga akhirnya Selasa (26/3) sekitar pukul 04.30 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan setengah telanjang di semak belukar PT PSM, Sungai Baung.

"Diduga kuat korban diperkosa sebelum ditemukan meninggal karena ditemukan dalam keadaan tidak pakai celana," imbuh Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra. (dtc/p)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment