Bom Meledak di Gereja Sri Langka, Donald Trump Ucapkan Belasungkawa

Beberapa warga dan pihak keamanaan melakukan penjagaan di lokasi Gereja yang meledak | ABC news
Partukkoan

Setidaknya 190 orang terbunuh dan ratusan lainnya terluka ketika beberapa gereja dan hotel diguncang oleh ledakan beruntun pada hari Minggu Paskah (21/04/2019) di Sri Lanka.

Delapan ledakan terjadi, termasuk di tiga gereja Kristen dan tiga hotel yang biasa digunakan oleh pengunjung asing. Selain mereka yang terbunuh setidaknya 500 lainnya mengalami luka-luka. Demikian melansir dari ABC News seperti disebutkan pihak pejabat setempat.

Terdapat sembilan warga negara asing yang turut menjadi korban tewas di Kolombo. Menurut Kementerian Luar Negeri Sri Lanka dua warga berkependudukan ganda negara AS dan Inggris turut tewas, kemudian satu warga negara Portugis dan dua warga negara Inggris. Selanjutnya masih menurut pejabat setempat, seorang warga Amerika juga dikabarkan hilang. Semua warga asing itu tewas hotel yang mengalami ledakan.

Sementara itu, melalui akun twitter resminya sebagaimana dilihat Partukkoan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

"Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada orang-orang hebat di Sri Lanka," cuitnya.
Masih menurut informasi yang dilansir abc news, salah satu gereja yang terkena serangan itu adalah Gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka, yang terletak sekitar satu jam dari utara ibukota negara itu, Kolombo. Pihak gereja memposting foto-foto serangan di halaman Facebook -nya dan berharap keluarga untuk "datang dan membantu jika anggota keluarganya berada di sana."

Kuil Santo Anthony, sebuah gereja Katolik di Kolombo, dan Gereja Sion, di Batticaloa, juga diserang. Kolombo, ibukota negara itu terletak di sisi barat negara kepulauan itu, sementara Batticaloa berada di pantai timur.

Hotel Shangri-La, Cinnamon Grand Hotel dan Kingsbury Hotel, semuanya berlokasi di Colombo, menjadi sasaran pengeboman. Tempat ini memang menjadi favorit wisatawan.

Sampai saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun Associated Press melaporkan bahwa tujuh tersangka telah ditangkap.

Sri Lanka pernah menjadi salah satu lokasi paling sering di dunia dalam serangan teroris. Perang saudara yang berkecamuk selama puluhan tahun antara pemerintah yang berkuasa dan pemberontak sebenarnya telah berakhir pada 2009, namun beberapa konflik masih berlanjut. Menurut PBB sebanyak 100.000 orang tewas dalam perang saudara dari 1982 hingga 2009.

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment