Rekam Aksinya Cabuli Anak di Bawah Umur, Oknum PNS Ditangkap

Ilustrasi
Partukkoan

Pontianak - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) inisial HW (56) ditangkap polisi lantaran tega berbuat cabul kepada seorang anak dibawah umur berinisial NA (14).

Perbuatan cabul itu bahkan sempat direkam pelaku dengan menggunakan HP miliknya di sebuah hotel di Pontianak Kalimantan Barat.

"Kejadiannya benar, sudah ditangani oleh Ditreskrimum Polda Kalbar," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, AKBP Donny Charles Go mengutip dari Liputan6.com, Selasa (30/04/2019).

Oknum PNS tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan. 

"Dia (HW) sudah kami tahan, karena telah terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur," ucap Donny.

HW lanjut Donny, mencabuli NA di sebuah Hotel Mini. HW katanya bahkan sempat merekam aksinya menggunakan telepon genggam miliknya.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap HW, dan juga melakukan pemeriksaan isi video dalam HP miliknya," imbuhnya.

Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat terus berupaya melengkapi berkas perkara kasus pencabulan anak di bawah umur itu. Hal itu dilakukan agar kasusnya bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Namun menurut Donny, sampai saat ini pihaknya belum bisa meminta keterangan korban karena kondisinya yang masih trauma. Meski demikian, penyidik sedang berupaya mengungkap bukti-bukti baru dalam kasus ini.

"Masih didalami karena harus ada kesesuaian dari keterangan korban dan Pelaku. Korban belum diperiksa karena masih trauma," tuturnya.

Pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti diantaranya satu buah telepon genggam, satu helai baju lengan panjang warna biru, satu helai celana panjang levis warna hitam, satu lembar foto copy akta lahir milik korban dan satu rangkap daftar tamu dari hotel tempat pelaku melakukan aksi cabulnya.

"Kita juga memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi alat bukti," tambah Donnya.

Atas perbuatannya itu, HW disangkakan pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukumannya diatas 15 tahun penjara," pungkas Donny. (D/lp6)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment