Seorang pria tega cabuli keponakannya sendiri di Jambi

Ilustrasi
Partukkoan

JAMBI - Seorang pria IR(27) di Kabupaten Batanghari, Jambi begitu tega mencabuli keponakannya sendiri yang baru berusia 12 tahun sampai empat kali hanya karena dia tidak mendapat kepuasaan dari istrinya.

Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, ibu korban lantas membuat laporan ke Polres Batanghari. Pelaku yang merupakan paman korban akhirnya ditangkap 6 jam setelah laporan dibuat.

Wakapolres Batanghari, Kompol Soekamto mengatakan pelaku ini merupakan warga Desa Rambahan, Kecamatan Muarabulian, Kabupaten Batanghari, Jambi.

"Pelaku diringkus berdasarkan laporan dari keluarga korban yang masuk ke Polres Batanghari. Dia diamankan, sekitar 6 jam di kediamannya usai petugas mendapatkan laporan," katanya, Sabtu (27/4/2019).

Disebutkan, pelaku pertama kali melakukan tindakan cabul kepada keponakannya pada 19 April 2019 lalu. Saat itu, kedua orang tua korban menitipkan korban di rumah pelaku lantaran sibuk.

Korban saat itu terpaksa bermalam di rumah paman dan bibinya lantaran hari sudah malam. Namun, diduga pelaku ini sudah dikuasai hawa nafsu bejatnya, akhirnya dia nekat melakukan perbuatan tak terpujinya itu. Padahal, pelaku telah memiliki istri.

"Modusnya sama, setiap kejadian saat korban tidur, pelaku masuk ke kamar korban. Lalu dipindahkan ke kamar lain dengan cara mulut dibekap," terang Soekamto.

Selain itu, korban juga diancam pelaku, bila menolak untuk disetubuhi. Karena keterbatasan tenaga dan usia, akhirnya korban tak berdaya untuk melayani nafsu setan pamannya.

Hingga akhirnya, tanggal 23 April lalu, ibu korban merasa curiga atas prilaku anaknya. Setelah didesak, akhirnya korban yang baru duduk di bangku sekolah dasar tersebut menceritakan semua yang dialaminya.

"Ibunya tak terima dan langsung melapor ke Mapolres Batanghari. Dan sore harinya pelaku kita ringkus tanpa ada perlawanan," ucapnya.

Pelaku sendiri mengaku jika dirinya mencabuli keponakannya karena merasa tak puas dilayani oleh istrinya saat melakukan hubungan intim.

"Karena nafsu juga melihat tubuh korban. Aku 4 kali melakukannya di rumah itulah," kata IR singkat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, IR terancam Pasal 81 ayat 1 dan 3 UU 17 tahun 2016 tentang Undang-undang Perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga kurungan penjara. (P/okz)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment