Sofyan Basir Dinonaktifkan, Muhammad Ali Jadi Plt. Dirut PLN

Sofyan Basir | net
Partukkoan

Jakarta - Untuk menjaga operasional perusahaan tidak terganggu, Dewan Komisaris PT PLN (Persero) menonaktifkan Sofyan Basir dari posisi direktur utama (dirut). Dewan komisaris kemudian menunjuk Muhammad Ali, Direktur Human Capital Management, sebagai pelaksana tugas dirut PLN.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Imam Apriyanto Putra kepada CNBC Indonesia, Kamis (25/4/2019).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi secara resmi menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka baru kasus dugaan suap yang terjadi di proyek PLTU Mulut Tambang Riau-1 berkapasitas 2x300 MW dengan investasi US$ 900 juta.

"Saya baru mendengar bahwa siang tadi (Rabu) dekom (Dewan Komisaris) telah bergerak cepat, dan dengan pertimbangan kegiatan operasional perusahaan tidak boleh terganggu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kelistrikan, telah membuat keputusan untuk menonaktifkan Pak SB sebagai dirut," kata Imam Apriyanto.

"Sesuai anggaran dasar, RUPS mempunyai waktu 30 hari untuk melakukan proses pergantiannya, dan untuk sementara mengangkat Plt Pak Muhammad Ali," tambahnya.

Imam menegaskan, Kementerian BUMN tetap menghormati proses hukum yang tengah dihadapi Sofyan Basir.

Sumber: CNBC

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment