Tentang Dana Pensiun Bagi Koruptor, TKN Tidak Setuju

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Hasto Kristiyanto | net
Partukkoan

Flores - Rencana pemberian dana pensiun bagi para koruptor yang diusulkan calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) beberapa waktu lalu mendapat tanggapan dari Tim Kampanye Nasional (TKN).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Hasto Kristiyanto mengaku tidak setuju dengan rencana Prabowo.

"Karena korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak kita tolerir dengan cara apapun. Apalagi dengan memberikan dana pensiun. Itu sangat kontraproduktif," kata Hasto usai kampanye terbuka di Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/4/2019).

Melansir dari merdeka.com, Rabu (10/04/2019), Hasto menilai Prabowo tidak berdaya saat berhadapan dengan para calon anggota legislatifnya yang mantan koruptor.

Sementara di PDI Perjuangan, Hasto menyebutkan tak ada ampun bagi para kader partai yang terlibat korupsi. Hasto menegaskan, partainya akan memberikan sanksi tegas.

"PDI P memberikan sanksi yang sangat tegas. Mereka yang korupsi tidak bisa kami calonkan. Mereka yang korupsi kami beri sanksi pemecatan," pungkasnya.

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment