Terkait Netralitas, Bawaslu Periksa Tiga Kapolsek di Garut


Partukkoan

GARUT - Menindaklanjuti pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz yang menuduh pimpinan Polres Garut tidak netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, pihak Bawaslu Garut memanggil tiga Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Ada tiga Kapolsek yaitu (Kapolsek) Garut Kota, Karangpawitan dan Kadungora," kata Komisioner Bawaslu Garut, Asep Nurjaman usai pemeriksaan Kapolsek Pasirwangi di kantor Bawaslu Garut, Kamis (4/4/2019) seperti dikutip dari antaranews.

Pemanggilan kepada tiga kapolsek tersebut lanjut Asep, untuk melengkapi data dari pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi yang menuduh Kepala Polres Garut menginstruksikan para kapolsek untuk mendukung pemenangan calon presiden nomor urut 01.

Lebih lanjut katanya, ketiga Kapolsek tersebut cukup untuk menambah data keterangan terkait tuduhan mengerahkan kapolsek untuk memenangkan pasangan calon tertentu di Garut.

"Memeriksa kapolsek itu karena dia saat hadir pada rapat itu ingin memastikan. Sementara cukup empat orang (kapolsek)," imbuhnya.

Asep menambahkan, pemeriksaan mantan Kapolsek Pasirwangi maupun kapolsek lainnya itu belum dapat disampaikan kepada publik, karena masih ada tahapan berikutnya yang harus ditempuh Bawaslu Garut.

"Keterangan itu belum bisa kami sampaikan kalau kami belum memplenokannya," tukasnya.

Ditegaskan, sesuai prosedur hasil dari pemeriksaan itu akan dirapat plenokan terlebih dahulu, kemudian dibahas bersama sampai ada ketetapan dan kejelasan hukumnya.

"Mudah-mudahan minggu depan sudah ada status hukumnya," tuturnya.

Mennurutnya, selama pemeriksaan kapolsek, Bawaslu Garut tidak merasa ada intervensi dari pihak kepolisian yang hadir dalam ruang pemeriksaan itu.

Bawaslu Garut, lanjutnya, bekerja secara profesional sesuai undang-undang yang berlaku dan mengedepankan integritas dalam menelusuri kasus tuduhan tentang Polri yang tidak netral.

"Sampai ini tidak ada intervensi, polisi yang hadir hanya pendampingan, mereka saat klarifikasi tak diperkenankan memberikan tanggapan, mereka hanya mendampingi," ungkapnya.

Selanjutnya, Bawaslu Garut memeriksa mantan Kapolsek Pasirwangi untuk mengklarifikasi pernyataannya di media massa, Jakarta, Minggu (31/3) terkait Kapolres Garut tidak netral, namun akhirnya pernyataan itu dicabut oleh bersangkutan di Polda Jabar, Senin (1/4).

Meski pernyataannya itu telah dicabut, Bawaslu Garut tetap memeriksa perwira menengah itu untuk memintai penjelasan pernyataannya, termasuk alasan mencabut pernyataannya itu. (ant/P)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment