Usai Tewas Diinjak Gajah, Mayat Pemburu Badak Dimakan Singa

Badak
Partukkoan

KRUGER - Kematian seorang pemburu badak di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan sungguh mengenaskan. Pasalnya mayat pemburu ilegal itu dimakan singa usai diinjak gajah hingga tewas.

Menurut media BBC, peristiwa itu terungkap ketika rekan korban memberitahukan kepada keluarga pemburu itu jika korban tewas diinjak gajah.

Keluarga korban selanjutnya membuat laporan kepada penjaga taman nasional Kruger.

Meski sulit menemukan jasad korban, Tim pencari akhirnya menemukannya namun dalam kondisi hanya tinggal kepala dan pakaian korban yang berlumuran darah.

Kepala Taman Nasional Kruger mengaku turut berduka. Kepada keluarga pemburu yang meninggal, mengatakan bahwa kematiannya adalah pengingat yang tragis karena masuk secara ilegal ke taman Kruger.

"Memasuki Taman Nasional Kruger secara ilegal dan berjalan kaki adalah tindakan yang tidak bijak, sangat berbahaya dan kejadian ini merupakan bukti," kata pengelola pelaksana taman nasional Glenn Phillips.

Sekitar 80 persen atau 20 ribu populasi badak hidup di Afrika Selatan, menjadikannya pusat lokasi perburuan badak.

Pemburu membunuh 769 badak di Afrika Selatan pada 2018, menurut kementerian lingkungan negara itu. Angka itu menurun 25 persen dari 2017

Badak diburu diduga karena cula badak laku dijual dengan harga tinggi di pasar gelap. Cula ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit termasuk disfungsi ereksi.

Seperti pada Sabtu lalu, otoritas bandara Hong Kong dikabarkan menangkap tangkapan terbesar dari cula badak bernilai USD2,1 juta atau setara Rp29 miliar. (P2/okz)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment