Apakah Tenaga Honorer Dapat THR? Ini Penjelasan MenPan

Ilustrasi
Partukkoan

JAKARTA - Jelang lebaran 2019, pemerintah tengah mempersiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pensiunan PNS. Namun apakah Tenaga Honorer juga menerima THR? 

"Guru honorer tidak dapat," tutur Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) Syafruddin usai menghadiri peringatan Hari Raya Waisak di Wihara Ekayana Arama, Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Lanjutnya, pemerintah hanya menyiapkan anggaran THR untuk pegawai negeri sipil (PNS), pejabat negara, TNI, dan Polri. Anggaran tersebut tidak dijatah untuk guru honorer.

"Yang dianggarkan negara hanya PNS (ASN dan pejabat negara termasuk)," jelas Syafruddin.

Menurut informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, jumlah anggaran yang disiapkan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai negeri sipil (PNS) mencapai Rp 20 triliun.

"Anggarannya total Rp 20 triliun untuk THR," ucap Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Sri Mulyani menambahkan, peraturan pemerintah (PP) terkait THR itu telah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemudian, aturan THR PNS juga tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Sejumlah guru honorer dikabarkan tak mendapatkan THR tahun ini. Seperti guru honorer di Cimahi, Jawa Barat. 

Kepala Sekolah sekaligus pengajar RA Ar-Rahmi, Masjid Agung Cimahi, Nenden mengungkapkan, sejauh ini guru honorer RA hanya mendapatkan uang tunjangan jabatan fungsional (TJF) yang dibayar pertriwulan sekali.

"Beda dengan pengajar yang sudah jadi pegawai negeri, kalau kemarin-kemarin ada dari Dinas Pendidikan tiap jelang lebaran, kalau Kemenag memang tidak ada," tutur Nenden dikutip dari detikcom.

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment