Kesuksesan Pria Ini Ternyata Berawal Dari Cuitan

Ryan Graves | Forbes
Partukkoan

Twitter adalah media sosial yang banyak digunakan oleh netizen sebagai sarana saling komunikasi. Namun siapa yang menyangka jika media sosial berlogo burung itu ternyata membawa berkah bagi seorang pria bernama Ryan Graves.

Melalui twitter, Ryan Graves menjadi karyawan pertama di perusahaan uber.  

Seperti dilansir laman CNBC, Senin (13/5/2019), awalnya ketika Ryan Graves membalas cuitan Co-Founder Uber, Travis Kalanick pada 5 Januari 2010.

Kalanick tengah mencari karyawan bagi perusahaan Uber miliknya melalui cuitan di twitter. Melihat cuitan tersebut, Ryan Graves langsung menawarkann diri untuk ikut bergabung dan mengklaim ia memiliki potensi besar untuk ikut bertumbuh bersama perusahaan start-up baru milik Kalanick.

Padahal waktu itu, Graves telah bekerja dan menjadi atasan di bagian training program di salah satu perusahaan teknologi di General Electric. Pada 1 Maret 2010, Graves rela meninggalkan General Electric dan menjadi karyawan pertama di Uber.

Dengan semakin membesarnya Uber saat ini dan telah berhasil menjadi perusahaan yang bernilai miliaran dolar AS, Pendapatan Graves pun ikut melonjak seiring berkembangnya perusahaan.

Dikutip dari liputan6.com, saat ini perusahaan tesebut memiliki keuntungan USD 75 miliar atau Rp 1.074 triliun (Kurs USD 1 = Rp 14.320). Tidak hanya itu saja, saat ini nilai saham perusahaan ini berada di kisaran USD 42 per lembar.

Hal itu tentu saja membuat pundi-pundi Graves bertambah. Jumlah kekayaan pria berusia 35 tahun ini mencapai USD 1 miliar atau Rp 14,32 triliun menurut Forbes.

Kalanick mengatakan jika Graves menjadi salah satu alasan dibalik berkembangnya Uber. Bersamanya, Kalanick telah menghabiskan sekitar 15 hingga 20 jam dalam seminggu untuk bekerja membahas produk, driver on-boarding, hingga penetapan harga.

Bagi Kalanick, Graves begitu cepat untuk belajar start-up. Tidak hanya itu saja, ia juga termasuk pekerja keras untuk membangun tim Uber hingga maju seperti sekarang.

Namun sayangnya karir Graves selama 8 tahun di Uber harus berakhir. Pasalnya pada Agustus 2017 lalu, Graves mengumumkan pengunduran dirinya dari Uber dua bulan setelah Kalanick mundur dari Uber karena kasus pelecehan dan diskriminasi seksual yang dilakukannya.

Kini, Graves telah menjalankan perusahaan investasi yang ia dirikan, Saltwater dan menetap di Hawaii. (P5/*)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment