Wabup Samosir Buka Pelatihan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga
Partukkoan

Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga membuka kegiatan Pelatihan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Masyarakat dan Desa di Aula Hotel Grand Dainang, Aek Rangat Pangururan, Kamis (23/5).

Kadis PPAMD Rawati Simbolon dalam laporannya menyampaikan, Negara menjamin pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan akan menindak pelaku kekerasan. 

Lanjutnya, faktor yang memicu terjadinya KDRT diantaranya masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap KDRT, rentannya tingkat ketahanan keluarga terhadap kekerasan dalam rumah tangga, perempuan dan anak dan faktor kemiskinan. 

"Pelatihan ini memberikan pemahaman terhadap bentuk kekerasan dan upaya pencegahan, pemahaman sebab dan akibat terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, perempuan dan anak," kata Rawati.

Kegiatan ini akan dilaksanakan 4 gelombang, yakni tanggal 23 Mei untuk Kecamatan Pangururan dan Ronggur Nihuta, Jumat 24 Mei untuk Kecamatan Palipi dan Nainggolan, Senin 27 Mei untuk Kecamatan Harian, Sitiotio dan Sianjur Mulamula, Selasa 28 Mei untuk Kecamatan Simanindo dan Onan Runggu. 

Sebagai narasumber didaulat kepada Polres Samosir dan Sinta Mauli Agnes Tamba, SH, MKn dari P2TP2A Kabupaten Samosir. Peserta yang diundang adalah para Kades/Lurah, BPD, Tokoh Masyarakat dan Satgas PPA dari masing-masing kecamatan.

Wabup Samosir Ir. Juang Sinaga dalam arahannya menyebutkan kegiatan ini sangat penting mengingat kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Samosir sangat berpotensi. 

Dalam kehidupan berumah tangga, sebenarnya Suami dan Istri dipersatukan oleh Tuhan. Keretakan dalam rumah tangga sering dipicu oleh hal kecil yang berpengaruh negatif melalui setan yang menyebabkan terjadinya KDRT. 

"Contoh kecilnya, sudah jarang dalam sebuah keluarga makan bersama-sama oleh karena memiliki kesibukan masing-masing anggota keluarga, sudah jarang beribadah ataupun berdoa bersama-sama didalan sebuah keluarga. Oleh karenanya keluarga-keluarga yang ada di Kabupaten Samosir harus menyikapi hal hal kecil seperti ini yang dapat menimbulkan kerawanan kekerasan dalam rumah tangga," terang Juang Sinaga.

Apalagi Kabupaten Samosir lanjut Juang, sudah ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional tentunya akan menjadi destinasi wisata yang menjadi perhatian dunia. 

"Selain Alam dan Budaya, salah satu faktor penunjang pariwisata di Samosir adalah tatanan sosial kehidupan bermasyarakat. Maka upaya pencegahan KDRT sangat perlu disikapi untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga, perempuan dan anak, yang akan berdampak bagi para pengunjung," pungkasnya. (*/FS)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment