Istrinya Selingkuh, Kades Sewa Pembunuh Bayaran Habisi PIL

Ilustrasi
Partukkoan

JAMBI - Merasa cemburu dan sakit hati karena istrinya punya Pria Idaman Lain (PIL), seorang kepala desa di Kabupaten Tebo, Jambi tega menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi selingkuhan istrinya tersebut.

melansir dari okezone, Selasa (04/06/2019, dalam aksinya, Kepala Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Syaharudin (37) menyewa dua orang pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa sang selingkuhan yang diketahui bernama Hendra (30) dengan tangan sendiri.

Akhirnya, aksi ketiga orang itu terbongkar oleh jajaran Reskrim Polres Tebo, usai mendapatkan laporan dari keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Hendra W Manurung mengakui adanya penangkap tiga orang pelaku pembunuhan tersebut. "Saat ini ketiganya sudah ditetapkan jadi tersangka di antaranya Kepala Desa Pemayungan Kabupaten Tebo, Jambi," katanya, Selasa (4/6/2019).

Menurut AKP Hendra, terbongkarnya kasus perselingkuhan yang berujung pembunuhan tersebut beawal dari laporan keluarga korban.

Dari laporan itu, jajaran Reskrim Tebo langsung melakukan penyelidikan dan perkembangan. Setelah mendapatkan ciri-ciri para pelaku, para pelaku berhasil diringkus ditempat berbeda pada akhir pekan lalu.

Mulanya petugas meringkus satu orang bernama Dedi Sihombing (42) yang ditangkap di rumah teman tersangka di kawasan Kampung Baru, Rantau Parapat, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.

Kemudian dari keterangan Dedi, petugas berhasil membekuk Wayan Budiane (46) dan oknum kepala desa yang belakangan diketahui sebagai otak pelakunya.

Keduanya lanjut AKP Hendra, hanya disuruh melakukan pembunuhan karena demi upah jutaan rupiah dari kepala desa yang menggiurkan.

"Modus pembunuhan ini karena kepala desa mengetahui istrinya berselingkuh dengan korban. Diduga sakit hati, kepala desa ini merencanakan pembunuhan dengan menyuruh dua orang yang merupakan tukang kebunnya sendiri," ucap Hendra.

Dari informasi yang dihimpun, perencanaan pembunuhan tersebut berawal pada tanggal 1 Mei lalu, Syaharudin mengetahui terjadinya perselingkuhan istrinya dengan korban.

Tidak terima dengan perselingkuhan tersebut, akhirnya kepala desa menyuruh dua orang tukang kebunnya untuk menghabisi nyawa korban.

Lalu pada tanggal 18 Mei, keduanya berhasil membunuh selingkuhan istrinya. Usai berhasil melaksanakan tugasnya, oleh kepala desa, mereka diminta melarikan diri.

Akibat perbuatannya, saat ini ketiga pelaku masih ditahan di Polres Tebo untuk penyelidikan lebih lanjut. (*/P)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment