Pemkab Samosir Gelar Pelatihan Industri Kreatif

Kegiatan Pelatihan Industri Kreatif "Roasting Kopi Tradisional dengan Menjunjung Nilai Kearifan Lokal" di Hotel JTS Parbaba Pangururan, Kamis (20/06/2019) | ist
Partukkoan

Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon yang diwakili staf ahli Bupati Samosir, Drs. Purnamawan Malau, MM membuka secara resmi Kegiatan Pelatihan Industri Kreatif "Roasting Kopi Tradisional dengan Menjunjung Nilai Kearifan Lokal" di Hotel JTS Parbaba Pangururan, Kamis (20/06/2019).

Pelatihan ini bersumber dana dari Alokasi Khusus Tahun 2019 Kementerian Pariwisata RI dan akan berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 20 s/d 22 Juni 2019. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir melalui Bidang Kerjasama dan Kemitraan Pariwisata bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Profesi Kopi Indonesia (LPPKI).

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Pelatihan selaku Kepala Bidang Kerjasama dan Kemitraan Pariwisata Togar Siboro, MM, dalam laporannya mengatakan, pelatihan industri kreatif ini menjadi pemahaman dan pengaktualiasasian sebuah kegiatan ekonomi yang menjanjikan untuk membangun kesadaran masyarakat Samosir menjadi masyarakat yang memiliki jiwa ekonomi kreatif.

"Untuk memajukan dan mengangkat potensi pariwisata yang ada di Samosir sesuai dengan Visi Kabupaten Samosir Mewujudkan Masyarakat Samosir yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing berbasis pada pariwisata dan pertanian," ujarnya.

Sebelum kegiatan dimulai, Purnamawan Malau memberikan motivasi kepada peserta, dengan sasaran peserta dari kalangan muda milenial yang energik dan memiliki semangat serta harus komit membangun usaha kopi untuk mendukung pengembangan pariwisata di Samosir.

Menurut Purnamawan, Kopi adalah komoditas unggulan pertanian di Kabupaten Samosir yang merupakan produk menjanjikan.

"Bahkan Samosir sudah dikenal sebagai daerah penghasil kopi Arabica dan telah memperoleh Sertifikat Perlindungan Indikasi Geografis (IG) pada festival indikasi geografis 2018 dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenhumkam yang difasilitasi Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi BEKRAF-RI," lanjutnya.

Dalam mendukung perkembangan pariwisata khususnya dalam bidang agrowisata diperlukan upaya berkesinambungan dalam peningkatan nilai tambah di sektor kopi yang berkualitas tinggi, roasting kopi yang baik hingga penyajian minum kopi yang berstandar internasional. 

Melalui pelatihan ini, peserta akan dilatih untuk mengolah kopi yang menjadi komoditas unggulan pertanian Kabupaten Samosir dengan pengolahan secara tradisional yang menjunjung tinggi nilai kearifan lokal Samosir sehingga menjadi produk unggulan Pariwisata Samosir dan siap saji dengan cita rasa kopi terbaik.

Peserta Pelatihan Roasting Kopi Tradisional terdiri dari berbagai profesi, antara lain Petani Kopi, Pelaku Agrowisata Kopi dan Anggota Komunitas Samosir Coffee Synergy. 

Purnamawan Malau di akhir sambutannya mengharapkan dengan pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas para pelaku usaha industri kopi.

"Meningkatkan daya saing dan nilai tambah kepada para pelaku industri kopi dan meningkatkan daya tarik pariwisata khususnya bidang kopi di Kabupaten Samosir Negeri Indah Kepingan Surga," tuturnya. (*/FS)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment