Polisi Hanya Tilang SIM Penabrak Brigadir Nathan, Ini Alasannya

Aksi Brigadir Nathan saat menghentikan mobil yang melanggar lalu lintas | screenshot video yang viral
Partukkoan - Bandung

Aksi Nathan seorang polisi lalu lintas yang memberhentikan dan menilang mobil di perempatan Jalan Rajiman-Pasirkaliki pada Kamis (25/7) siang viral di media sosial. Viralnya video tersebut, lantaran Natan terpaksa menempel di kap mobil karena pengemudi enggan berhenti.

Nathan bahkan terbawa hingga seratus meter saat menempel di kap mobil dan akhirnya mobil berhenti karena terjadi kemacetan.

Polisi selanjutnya hanya menilang Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi tersebut.

"Nah sudah dilakukan tindak lanjut secara tilang, kemudian untuk yang ditahan sementara ini SIM-nya," kata Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu (28/7/2019). 

Menurut Bayu, saat itu anak buahnya mengambil kebijakan terkait sanksi yang diberikan. Meski sudah membahayakan petugas, Natan hanya menindak dengan penilangan.

"Terkait penahanan kendaraan, kami lihat dari identitas pemilik kendaraan tersebut baik STNK maupun SIM ini adalah orang Jakarta. Sehingga mungkin anggota masih mempunyai perikemanusiaan untuk hanya menilang saja. Karena mungkin dengan berbagai alasan, masyarakat ini mungkin perlu segera pergi ke Jakarta," lanjut Bayu.

Ditanya soal pencabutan SIM, Bayu mengatakan belum melakukan hal itu. Sebab, berdasarkan aturan saat ini, SIM masih berlaku hingga 5 tahun ke depan. 

"Beberapa opsi pernah diajukan konsep ada chip di SIM sehingga menggunakan sistem poin segala macam, tapi itu baru rancangan. Mudah-mudahan dengan kejadian ini, akan memberikan dampak setiap pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan, ada poin tersendiri yang nantinya bisa dikurangi sampai dicabut SIM," terang Bayu. 

Natan sendiri sempat mengungkapkan bila pengemudi mobil tersebut enggan ditilang. Bahkan, Natan sampai diomeli oleh si pengemudi tersebut. 

Setelah diberhentikan saya meminta SIM dan STNK. Setelah meminta, saya tilang. Pengemudi sempat marah enggak mau ditilang, tapi akhirnya ditilang," kata Nathan pada Jumat (26/7) lalu.

"Dia ingin SIM-nya dikembalikan sambil ngomel 'kembalikan SIM saya, kembalikan SIM saya'. Dia bilang kalau enggak dikembalikan dia enggak akan berangkat. Saat dia marah-marah, jawaban saya sederhana, 'anda silakan urus SIM anda di pengadilan pada tanggal sidang," jawab Nathan. (dtc/P)

Loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment