27 Pelaku Yang Diduga Membakar Hutan Dan Lahan di Riau diamankan Polisi

Ilustrasi
Partukkoan - Jakarta
   
Sebanyak 27 orang diduga pelaku pembakaran hutan dan lahan di Riau saat ini sudah ditahan di Polda Riau.

"Ini 27 orang dilakukan penahanan oleh Polda Riau," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/8/2019).

Melansir okezone, Dedi melanjutkan, pihaknya juga telah melakukan proses penyidikan terhadap salah satu perusahan perkebunan sawit, yakni PT SSS yang diduga melakukan pembakaran lahan.

"Satu koorporasi yaitu PT SSS yang telah ke tahap penyidikan dan sedang dalam proses," sebutnya.

Diterangkannya, luasan lahan yang terbakar di PT. SSS mencapai 150 Hektare. Dan total luas lahan yang terbakar akibat ulah 27 orang tersebut yakni 215,65 Hektare.

Pihaknya kata Dedi akan menindak tegas kasus pembakaran hutan tersebut dan akan bekerja secara profesional.

"Kami tidak bisa ditekan oleh pihak manapun. Polda Riau bekerja berdasarkan profesionalitas dan saat ini tahapan dalam proses penyidikan," tegasnya.

Pihaknya juga masih memetakan sejumlah titik api, dibantu oleh BPBD dan BNPB. Dari pemetaan tersebut terpantau ada penurunan.

"Upaya penegakan hukum tidak berhenti sampai di sini, akan terus dilakukan," ungkapnya.

Adapun kepada para pelaku pihaknga menjerat dengan Pasal 98 ayat (1) jo pasal 99 ayat (1) jo pasal 116 ayat (1) jo pasal 118 UU RI No 32 Tahun 2009 Tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan atau pasal 108 jo pasal 109 UU RI No 39 Tahun 2014 tentang perkebunan.

Pasal 40 ayat (4) UU RI No 5 Tahun 1990 Tentang Konservasisumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Pasal 82 ayat (1) jo pasal 98 ayat (1) UU RI 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. (Okz/P)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment