Sakit Hati Diputusin, Seorang Pemuda Tembak Mantan Kekasih

Ilustrasi
Partukkoan

Seorang pemuda berusia 27 tahun tega menembak sepasang kekasih Widya dan M Ramli lantaran dibakar api cemburu dan sakit hati. EY mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena sakit hati putus dari Widya setelah lima tahun berpacaran.

"EY sudah jadi tersangka, karena kan sudah ada bukti dan saksi," kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Iptu Fadholi di Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (12/8/2019).

Fadholi menyebutkan, tersangka sudah mengakui segala perbuatannya karena dilatarbelakangi sakit hati. "Tersangka akan dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan hukuman kurungan penjara 7 tahun," ujarnya.

Menurut pengakuan EY, ia sakit hati setelah putus dari Widya setelah berencana akan bertunangan. 

"Saya sakit hati, (mantan) pacar saya diajak jalan. Sudah mau tunangan, pacaran sudah lima tahun," ungkap EY.

Hubungan asmara EY kandas lima hari lalu. Dan EY terkejut lantaran melihat foto profil mantan kekasihnya di WhatsApp, bersama pria lain.

EY kemudian mempersiapkan senapan angin yang dimiliki, setelah itu bertemu Widya di sekitar Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur. 

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo menuambahkan, sejak awal pelaku telah menyusun skenario, termasuk memilih lokasi penembakan. "Iya sudah direncanakan dari awal," ucapnya mengutip sindonews.

Skenario atau persiapan pelaku mulai dari memilih lokasi penembakan hingga menyembunyikan senapan angin. 

Karena, korban Widya yang dijemput oleh pelaku ternyata tidak tahu menahu jika mantan kekasihnya itu telah menyiapkan senapan angin untuk menghabisi Ramli.

"Senapan sudah dibawa dan ditaruh dalam sarung senjata. Kemudian diletakan disekitar TKP, sehingga tidak terlihat oleh korban," pungkasnya. (SD/P)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment