Hari Ini Pansel Akan Serahkan Daftar Capim KPK ke Jokowi

Gedung KPK
Partukkoan - Jakarta

Hari ini, Senin (02/09/2019) pihak Panitia Seleksi (Pansel) rencananya akan menyerahkan 10 nama calon pimpinan KPK kepada Presiden Joko Widodo sekira pukul 15.00 WIB.

Ke sepuluh nama tersebut merupakan kandidat yang telah berhasil melewati seleksi tahap akhir yakni uji publik dan wawancara.

"Jam 15.00 rencananya diterima Presiden (jika tidak berubah). Sepuluh nama, kami serahkan kepada Presiden, dan Presiden yang punya kewenangan untuk mengumumkan," ucap anggota Pansel Capim KPK, Hendardi, saat dikonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Menurut Hendardi, seluruh anggota pansel pagi ini akan menggelar rapat untuk menentukan sepuluh nama itu. Pihak pansel katanya menjamin bahwa sepuluh nama yang akan diserahkan ke Presiden Jokowi sudah melalui seleksi yang sangat profesional.

"Sepuluh nama yang akan kami sampaikan ke Presiden sudah melalui seleksi yang ketat dan profesional. Pagi ini akan kami tentukan 10 nama yang disetor ke Presiden," sebutnya.

Pansel mengklaim menerima semua masukan dari berbagai pihak untuk menyaring sepuluh nama capim yang akan disetorkan ke Jokowi. Meski demikian, Hendardi memastikan masukan yang sifatnya dugaan ditolak oleh pansel.

"Pansel sejak awal mendapat mandat Presiden berupaya memperoleh capim yang bersih dan berintegritas yang dapat memimpin KPK dengan baik. Kami teguh pada integritas dan indepedensi kami dalam melakukan proses seleksi yang terbuka," terang Hendardi.

Menurut informasi, saat ini tersisa 20 calon pimpinan KPK yang telah mengikuti uji publik dan tes wawancara. Kemudian 20 nama capim tersebut disaring lagi hingga menjadi 10 orang oleh Pansel dan kemudian akan diumumkan Presiden Jokowi.

Setelah disaring, 10 capim yang lolos seleksi tahap akhir akan dipilih dan ditentukan menjadi lima nama oleh Komisi III DPR RI. Kelima orang yang dipilih tersebut bakal menjadi pimpinan KPK periode 2019–2024.

Namun perlu diketahui, sejumlah pihak telah memberikan kritik secara khusus dari koalisi masyarakat terhadap keputusan pansel yang meloloskan 20 capim KPK dari profile assessment test. Pansel dinilai tidak serius menyeleksi para capim.

Koalisi masyarakat menilai ada sejumlah nama kandidat yang masih memiliki rekam jejak buruk. Bahkan, pansel santer disebut memberikan "karpet merah" bagi calon dari institusi Polri dan Kejaksaan.

Penilaian koalisi masyarakat ini diperkuat oleh catatan hitam ke-20 calon yang dirilis KPK beberapa waktu lalu. Dalam catatan itu, KPK menemukan ketidakpatuhan pelaporan LHKPN hingga dugaan penerimaan gratifikasi dari beberapa calon.

Tak hanya itu, Komisi Antikorupsi juga mencatat adanya dugaan perbuatan melanggar hukum lain yang pernah dilakukan sejumlah calon, misalnya pelanggaran etik. Sayangnya hingga kini KPK belum membeberkan nama-nama yang dimaksud.

Berikut ke-20 nama calon pimpinan KPK yang telah mengikuti seleksi akhir:

1. Alexander Marwata (Komisioner KPK).

2. Antam Novambar (Anggota Polri).

3. Bambang Sri Herwanto (Anggota Polri).

4. Cahyo RE Wibowo (Karyawan BUMN).

5. Firli Bahuri (Anggota Polri).

6. I Nyoman Wara (Auditor BPK).

7. Jimmy Muhamad Rifai Gani (Penasihat Menteri Desa).

8. Johanis Tanak (Jaksa).

9. Lili Pintauli Siregar (Advokat).

10. Luthfi Jayadi Kurniawan (Dosen).

11. Jasman Pandjaitan (Pensiunan Jaksa).

12. Nawawi Pomolango (Hakim).

13. Neneng Euis Fatimah (Dosen).

14. Nurul Ghufron (Dosen).

15. Roby Arya (PNS Seskab).

16. Sigit Danang Joyo (PNS Kemenkeu).

17. Sri Handayani (Anggota Polri).

18. Sugeng Purnomo (Jaksa).

19. Sujarnako (Pegawai KPK).

20. Supardi (Jaksa).

(Okz/P)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment