Perjuangan Cinta Beda Agama, Curhatan Wanita Ini Viral

Foto: dok. Akun @elizabethayudya
Partukkoan.com

Saling mencintai antara dua insan bisa saja terjadi dalam kondisi apapun. Cinta memang tidak melihat perbedaan usia, rupa atau bahkan agama. Sebagaimana dialami pasangan ini, meski beda agama cinta mereka akhirnya sampai ke jenjang pernikahan.

Sebagaimana dilihat partukkoan.com, Minggu (29/09), curhatan akun @elizabethayudya menjadi viral di media sosial. Curhatannya tentang perjuangan dia bersama sang suami membuat banyak netizen kagum.

Wanita ini kini tinggal di Klaten, Jawa Tengah dan merupakan wanita penganut agama katolik, sementara itu kekasihnya muslim.

"Menikah beda agama. (Saya katolik, suami islam). Kuncinya 3: cinta, yakin, dan tutup kuping dari komentar nyinyir tetangga," demikian tulisnya di akun twitter miliknya.

Pada postingan yang telah disukai 15 ribu itu, Elizabeth mengungkapkan bagaimana tantangan tentang pernikahan karena beda agama.

Salah satunya adalah desakan dari keluarga yang meminta Elizabeth dan kekasihnya satu iman. Namun, ia dan sang pacar mantap memutuskan untuk tetap dalam kepercayaannya masing-masing.

"Emg bisa nikah beda agama? Terus besok anak kalian gimana? Ya ampun, dulu gimana ceritanya kok bisa ngawur beda agama trabas pacaran? Kamu jadi laki kok ga bisa minta dia ikut? Mbak, jangan ditinggalin agama ya, kalau bisa mas diajak ke gereja? Pertanyaan semacam itulah yang keluar dari keluarga," terang Elizabeth.

Setelah direstui oleh orangtua kedua belah pihak, perjuangan cinta beda agama Elizabeth dan kekasih belum berakhir. Mereka pun mengalami kesulitan untuk mengurus berkas-berkas dan dokumen persyaratan menikah.

"Pihak kelurahan kekeuh 'kalau menikah itu agamanya harus sama dulu, salah satunya pindah, minimal menyeragamkan KTP'. Bapak lurah tetap belum bisa memahami dan minta waktu untuk bisa kordinasi dengan camat (Ini yang bikin saya bingung sebab ngurus N1, N2, N3, N4 itu cuma sampai kelurahan, misal pak lurah mau konsul sama catatan sipil malah saya mengerti)," lanjut Elizabeth.

Setelah sampai di kantor kecamatan, pihak kelurahan dan kecamatan tetap meyakini bahwa menikah harus satu iman. Elizabeth pun mengungkapkan bahwa mereka bingung mencatat pernikahannya di buku yang mana, pernikahan Katolik atau Islam.

"Beliau-beliau konsultasi ke KUA-KUA di Sleman hingga Catatan Sipil. Pihak capil akhirnya berhasil menjelaskan kepada beliau-beliau bahwa gereja bisa menikahkan pasangan beda agama dan sah menurut negara," kata Elizabeth.

Akhirnya, ia dan kekasih melangsungkan pernikahan di Gereja Katolik St Jusuf Pekerja Condong Catur, Sleman, Yogyakarta pada September 2018. Perjuangan Elizabeth dan suaminya untuk menikah dan mempertahankan agama masing-masing ini pun membuat kagum netizen. (dtc/P)

loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment