Warga Pertanyakan Dana Bumdes Desa Siboro

Kolase foto pupuk dan obatan-obatan untuk pertanian | foto: ilustrasi
PARTUKKOAN.com

Samosir - Warga Desa Siboro Kecamatan Sianjurmulamula Kabupaten Samosir, mempertanyakan langkanya pupuk dan obat-obatan untuk pertanian di desanya. 

Padahal menurut warga, kebutuhan untuk pertanian itu telah diakomodir dari anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) tahun 2018 yang bergerak dibidang koperasi penjualan pupuk dan obat obatan untuk pertanian padi dan holtikultura lainnya.

Kekecewaan dan tanda tanya warga timbul lantaran setelah hampir sembilan (9) bulan lebih pupuk beserta obat obatan langka di gudang BUMDES.

Salah seorang warga yang juga anggota FKTM Desa Siboro Op. Jepri mengaku dirinya sangat kecewa atas kelalaian para pengurus Bumdes di desa itu.

Kepada wartawan Rabu (02/10), Ia mengatakan dirinya dan warga lain awalnya menikmati dan mendukung program BUMDES tersebut. Kegiatan tersebut beberapa bulan awalnya berjalan baik.

"Tapi sayangnya belakangan, beberapa bulan terakhir bahkan hampir 9 bulan lamanya kami tidak mendapat lagi pupuk dan obat-obatan untuk pertanian tersebut," katanya.

Menurutnya dengan adanya BUMDES itu, warga menjadi sangat terbantu karena selain harganya terjangkau juga jaraknya yang dekat.

"Di sini kami sangat terbantu dengan biaya perongkosan. Kami tidak lagi terbebani setelah adanya BUMDES di desa ini ini," katanya.

"Seperti halnya ongkos dari Desa Siboro ke Pangururan Rp. 10.000 sekali jalan berarti kalau PP menjadi Rp. 20.000. Belum lagi kita harus minum kopi lagi dikedai, itulah pengeluaran bila kita belanja pupuk di kota pangururan," tambah Op. Jepri.

Ketika wartawan mengikuti pertemuan antara pihak kecamatan yang dihadiri Sekretaris Camat, Bendahara BUMDES (JS), Aparat Desa dan beberapa warga, terungkap bahwa BUMDES memang tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan.

Bendahara BUMDES (JS) mengaku jika manajemen keuangan dalam pengelolaanya belum berjalan baik. 

Meski demikian, JS berjanji akan segera mengembalikan seluruh dana yang sempat terpakai ke kas Bumdes. "Memang ini salah saya," ujarnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Sianjur Mulamula Rudi Sitorus, ketika di konfirmasi terkait Dana Bumdes Desa Siboro mengatakan pihaknya telah memanggil petugas Bumdes Desa Siboro.

Dikatakan, mereka (Pihak Bumdes) akan segera memulangkan dana yang sempat dipergunakan yang bukan untuk kepentingan Bumdes.

"Jadi kita dari aparat Kecamatan sudah memanggil mereka dan mereka dalam lima hari ini akan memulangkan dana tersebut ke kas Bumdes," tegas Rudi. (**)

Loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment