Syarat Dukungan Bagi Calon Bupati Jalur Independen Menurut KPUD Samosir

Ilustrasi
PARTUKKOAN.com

Para calon bupati/wakil bupati yang hendak maju melalui jalur perseorangan (independen) pada Pilkada serentak 2020 diharuskan mengantongi sejumlah syarat minimal dukungan. Syarat dukungan minimal berupa fotokopi KTP warga itu wajib dikantongi kandidat perseorangan dari DPT terakhir atau DPT Pemilu 2019.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samosir, Ika Rolina Samosir. Ika  menjelaskan bahwa KPU Samosir yang melaksanakan Pilkada telah menentukan jumlah syarat dukungan bagi calon perseorangan dengan syarat minimal 10 persen berlaku bagi wilayah yang DPT-nya di bawah 250 ribu pemilih.

"DPT Samosir berada di angka 250 ribu kebawahnya sehingga calon bupati dari perseorangan wajib mengantongi minimal 10 persen dari jumlah DPT," terangnya ketika diwawancarai pada Selasa (29/10/2019).

Ika Samosir menambahkan, bahwa selain memenuhi syarat dukungan minimal, kandidat perseorangan juga diwajibkan memenuhi syarat minimal sebaran dukungan.

Adapun jumlah syarat minimal dukungan dan sebaran dukungan bagi calon perseorangan bupati/wakil bupati Samosir pada Pilkada serentak 2020 adalah 9.304 (sembilan ribu tiga ratus empat) dukungan dan minimum tersebar pada 5 (lima) Kecamatan di Kabupaten Samosir.

"Berdasarkan ketentuan pasal 12 PKPU Nomor 15 Tahun 2017 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, maka Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Samosir mengumumkan bahwa Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Samosir Nomor 47/PL.02.2-Kpt/1217/KPU-Kab/X/2019 Tentang Penetapan Persyaratan Jumlah Minimum Dukungan dan Persebaran Bakal Pasangan Calon Perseorangan Untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Samosir Tahun 2020 yaitu jumlah minimum dukungan bakal pasangan calon perseorangan sebesar 9.304 (sembilan ribu tiga ratus empat) dukungan dan minimum tersebar pada 5 (lima) Kecamatan di Kabupaten Samosir," terang Ika.

KPU Samosir juga mempersilahkan para calon bupati/wakil bupati Samosir dari jalurperseorangan untuk menyerahkan dokumen bukti dukungan tersebut langsung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Samosir, Jalan Raya Rianiate No 26 Desa Huta Namora Pangururan.

Sementara waktu penyerahan dokumen dukungan adalag dari mulai tanggal 19 sampai 23 Februari 2019 dari mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, dan khusus tanggal 23 Februari 2020 dilayani dari mulai pukul 08.00 s/d 24.00 WIB.

Para calon perseorangan wajib menyerahkan dokumen dukungan yaitu Formulir Model B.1-KWK Perseorangan Surat pernyataan dukungan oleh setiap pendukung yang ditempel dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau dilampiri Surat Keterangan, dengan jumlah satu rangkap asli.

Kemudian Formulir Model B.1.1-KWK Perseorangan Surat pernyataan Pasangan Calon Perseorangan yang memuat tabel daftar nama pendukung, yang ditandatangani oleh bakal Pasangan Calon Perseorangan dan dibubuhi materai sejumlah dua rangkap terdiri dari satu rangkap asli dan satu rangkap salinan yang dicetak dari aplikasi silon langsung.

Yang terakhir adalah Formulir Model B.2 KWK Perseorangan Rekapitulasi jumlah dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, jumlah satu rangkap asli yang juga dicetak dari aplikasi silon.

Untuk Informasi lebih lanjut KPU Kabupaten Samosir juga menyediakan Layanan Helpdesk Pencalonan Perseorangan setiap hari kerja jam 09.00 s/d 16.00 WIB di Kantor KPU Kabupaten Samosir. (JES)

Loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment