Tahu Ada Orang tua Butuh Uluran Tangan, Hatoguan Sitanggang Beri Tali Asih

Tokoh Pemuda dan juga Raja Jolo Sitanggang tergerak hatinya ketika mengetahui ada orang tua yang membutuhkan uluran tangan. Ia memberikan Tali Asih sebagai bentuk sukacita Natal kepada orang tua tersebut.  
PARTUKKOAN.com

SAMOSIR - Hari Natal 25 Desember adalah hari yang sangat ditunggu tunggu bagi umat nasrani, berbagai pesta diadakan untuk memeriahkanya, mulai dari acara di gereja, pesta kembang api dan berbagai macam hiburan lainya.

Namun dibalik kemeriahan itu, tak jarang juga ditemukan orang yang tak bisa menikmati kemeriahan natal tersebut. Bukan hanya karena keadaan ekonomi yang kurang mampu, ada juga berbagai macam keadaan yang membuat seseorang tak mampu memeriahkanya, bahkan menganggap Natal itu laiknya sama seperti hari biasa.

Sebagaimana yang dialami oleh seorang wanita tua bernama Esmi boru Tambunan (80). Esmi tinggal seorang diri tanpa sanak saudara dalam satu rumah peninggalan Almarhum ayahnya di Desa Unjur Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Propinsi Sumatera Utara.

Esmi sendiri tak dapat merayakan Natal sebagaimana yang orang lain rasakan, selain karena tubuhnya yang sudah sakit sakitan, dia hidup sendiri tanpa suami dan tanpa anak, karena dia tidak pernah menikah. Sehingga hari natal dirasakan biasa saja baginya.

Hal ini diketahui awak media saat berada dilokasi pada Rabu (25/12/2019). "Sahalakhu do tinggal dijabu natininggalhon ni Amongon (saya tinggal sendiri dirumah peninggalan ayahku ini-red)," ujar Esmi Tambunan.

Dia mengakui, bahwa dia sudah tidak mampu bekerja lagi, karena tubuhnya sudah lemah dan tidak mampu, sehingga kebutuhan hidupnya ditanggung oleh saudara laki lakinya yang tinggal di Parapat.

Melihat keadaan tersebut, dihari yang sama Hatoguan Sitanggang merasa terpanggil untuk berbagi kasih Natal terhadap Esmi Tambunan, "Saya sangat terharu melihat keadaan ibu ini, walau nilainya tidak seberapa, namun pemberian saya ini iklas dan tulus kepada ibu ini," kata Hatoguan di lokasi.

Dia mengatakan bahwa Esmi Tambunan selain butuh uluran tangan, dia juga butuh perhatian pemerintah, "Melihat keadaan ibu ini, tubuhnya sudah membungkuk, saya sangat kasihan, ibu ini sudah tidak pantas hidup sendirian lagi, harus ada yang memberinya makan dan minum, seharusnya Pemerintah juga sudah layak memperhatikan ini," lanjutnya.

Menurut Hatoguan, pemerintah sudah layak membuat Panti Jompo di Samosir. "Karena sudah banyak jompo yang ada di Samosir sehingga patut di beri perhatian khusus," pungkasnya.

Sementara itu, Obin Naibaho ketua FKTM (forum komunikasi tokoh masyarakat) Kabupaten Samosir ketika diminta tanggapannya, mengapresiasi sikap yang dilakukan oleh orang yang mau berbagi tali asih Natal tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi atas tali kasih Natal yang dilakukan kepada Esmi Tambunan, bukan karena jumlahnya tapi karena niatnya yang tulus," tukasnya.

Harapan untuk pemerintah lanjut Obin, agar memberikan perhatian khusus kepada warga yang mengalami hal seperti ini. Khususnya pemerintah desa supaya tidak hanya memperhatikan pembangunan fisik.

"Kita harus menyarankan kepada pemerintah, secara khusus kepada pemerintah desa, supaya jangan hanya memperhatikan pembangunan fisik saja, kita harus memperhatikan warga kita yang ada di desa masing masing, orang tua kita yang sudah jompo, yang tidak bisa beraktifitas lagi dan tidak bisa lagi mengikuti perayaan natal dan tahun baru, mohon kepada pemerintah desa agar memberikan tali asih kepada orang orang tua kita yang sudah jompo," pungkasnya. (JES)

Loading...
Share on Google Plus

Tentang Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment